Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Cegah Anak Mudah Bosan, Satgas MBG Kota Blitar Evaluasi Menu

Satgas MBG Kota Blitar evaluasi variasi menu Makan Bergizi Gratis usai siswa mulai bosan, tanpa mengurangi standar gizi.

Menu MBG di Kota Blitar
Menu MBG. (Ist)

Poin Penting

  • Satgas MBG Kota Blitar evaluasi variasi menu usai muncul masukan siswa mulai bosan dengan menu yang disajikan.
  • Evaluasi mencakup empat indikator: ketepatan waktu distribusi, aroma, cita rasa, dan variasi menu.
  • Guru sebagai PIC MBG di sekolah akan dilibatkan untuk menyampaikan penilaian pelaksanaan program secara rutin.

KBRB – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Blitar terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, khususnya terkait variasi menu makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat. 

Langkah ini diambil setelah muncul masukan dari sejumlah siswa yang mulai merasa jenuh dengan menu yang disajikan, meski kandungan gizinya telah memenuhi standar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar yang juga Sekretaris Satgas MBG Dindin Alinurdin mengatakan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan Program MBG tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga tetap menarik bagi anak-anak.

Menurutnya, karakter siswa yang mudah bosan terhadap jenis makanan tertentu perlu menjadi perhatian pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Di awal masuk sekolah tahun ajaran baru memang ada menu yang secara berturut-turut sumber proteinnya telur, besoknya telur lagi. Anak-anak cenderung memiliki karakter mudah bosan. Di rumah saja saya yakin orang tuanya juga harus memvariasikan menu agar anak tidak sulit makan. Karena itu, variasi menu dan cita rasa menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pengelola SPPG tanpa mengurangi standar gizi yang sudah ditetapkan," ujarnya.

Dindin menegaskan, penyempurnaan menu merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan Program MBG.

Dengan menu yang lebih beragam, diharapkan siswa tetap antusias mengonsumsi makanan bergizi yang disediakan setiap hari di sekolah.

"Tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar membagikan makanan, melainkan memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh asupan gizi yang cukup sehingga kesehatan anak-anak terjaga dan kualitas sumber daya manusia dapat terus meningkat," katanya.

Ke depan, Satgas MBG juga akan memperkuat mekanisme evaluasi dengan melibatkan guru yang bertugas sebagai penanggung jawab (PIC) MBG di masing-masing sekolah.

Guru akan diberikan ruang untuk menyampaikan penilaian terhadap pelaksanaan program secara rutin.

Evaluasi tersebut mencakup empat indikator utama, yakni ketepatan waktu distribusi makanan, aroma, cita rasa, serta variasi menu.

Hasil penilaian itu nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing SPPG agar kualitas pelayanan Program MBG di Kota Blitar terus meningkat dan manfaatnya semakin optimal bagi para siswa.

#Dinas Pendidikan Kota Blitar #MBG Blitar #Satgas MBG Blitar #SPPG di Blitar

Komentar 0

Baca Juga