Polisi Ungkap Ibu Bayi yang Ditemukan di Srengat Blitar, Identitas Terungkap Kurang dari 24 Jam
Polisi ungkap identitas perempuan berinisial APH (21) yang diduga membuang bayi di Desa Ngaglik, Srengat, Blitar; kasus kini dalam penyidikan Polres Blitar Kota.
Poin Penting
Polisi ungkap identitas perempuan yang diduga membuang bayi di Blitar.
Bayi diduga ditinggalkan di dekat rumah agar ditemukan dan dirawat.
Penyidikan terhadap APH masih menunggu kondisinya pulih.
Kabar Blitar – Polisi mengungkap identitas perempuan berusia 21 tahun yang diduga membuang bayi perempuan di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Rabu (14/10/2026) malam.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, mengatakan perempuan berinisial APH tersebut merupakan anak dari PNR, warga yang pertama kali menemukan bayi itu.
"Dengan penemuan bayi tersebut setelah dilaporkan ke Polsek berhasil tidak sampai 24 jam berhasil mengungkap siapa ibu yang menelantarkan bayi tersebut," ujar AKP Samsul, Jumat (16/10/2026).
Ibu yang menelantarkan bayi tersebut diketahui bernama APH yang tidak lain adalah anak dari Ibu PNR tersebut.
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan polisi, bayi tersebut diduga sengaja ditinggalkan agar ibu APH mendengar tangisannya dan mengambilnya untuk dirawat.
"Jadi, dia menelantarkan bayinya di situ itu dengan maksud supaya ibunya APH ini mengambil dan merawat bayi," kata AKP Samsul menjelaskan dugaan motif tersebut.
Samsul menegaskan, ibu APH tidak mengetahui kehamilan maupun persalinan anaknya sebelum penemuan bayi tersebut.
"Jadii PNR ini tidak tahu kalau anaknya melahirkan," ujarnya.
Sebelumnya, peristiwa itu bermula sekitar pukul 23.15 WIB ketika PNR mendengar tangisan bayi saat hendak beristirahat di rumahnya. Ia kemudian meminta anaknya, APH, untuk mencari sumber suara tersebut.
Saat mencari sumber suara, mereka menemukan bayi dalam kondisi telanjang dan masih terdapat bercak darah.
Di dekat bayi juga terdapat ari-ari yang telah dipotong.
PNR kemudian membawa bayi tersebut masuk ke rumah untuk diselimuti agar tetap hangat, sebelum memberitahu suaminya yang berinisial WN.
Keluarga tersebut selanjutnya melaporkan penemuan bayi kepada kamituwo setempat, yang kemudian meneruskannya kepada pihak kepolisian melalui Polsek Srengat.
Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Saat ini, penyidik Polres Blitar Kota masih melakukan penyidikan.
Pemeriksaan lebih lanjut terhadap APH menunggu kondisinya pulih karena ia masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Untuk tindak lanjut ke depannya dari penyidik melakukan penyidikan terhadap ibu bayi setelah nanti keluar dari rumah sakit," kata AKP Samsul.
Polisi belum menyampaikan keterangan lebih lanjut mengenai hasil pemeriksaan terhadap APH maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.