Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Takjil Ramadan Jadi Sorotan, Pemkot Blitar Minta Pedagang Jaga Kebersihan dan Harga Terjangkau

Pemkot Blitar berupaya menjamin kualitas produk di Bazar Takjil Ramadhan dengan memberikan imbauan pada pedagang untuk jaga kehigienisannya.

Takjil Ramadan Jadi Sorotan, Pemkot Blitar Minta Pedagang Jaga Kebersihan dan Harga Terjangkau
Bazar Takjil Ramadhan Kota Blitar

Poin Penting

  • Bazar Takjil Ramadhan Kota Blitar ramai pengunjung.
  • Sajian takjil jadi sorotan Pemkot Blitar.
  • Pemkot Blitar minta higienis dijaga oleh pedagang.

Kabar Blitar – Memasuki bulan suci Ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar mengimbau para pedagang takjil untuk lebih memperhatikan kualitas bahan makanan sekaligus menjaga harga jual agar tetap wajar dan terjangkau oleh masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Blitar, Parminto, mengatakan bahwa aspek keamanan pangan menjadi perhatian utama selama Ramadan. 

Pasalnya, konsumsi makanan dan minuman takjil meningkat tajam menjelang waktu berbuka puasa. Karena itu, pedagang diminta memastikan bahan baku yang digunakan aman serta memiliki asal-usul yang jelas.

“Pedagang takjil kami imbau menggunakan bahan yang sehat dan layak konsumsi. Hindari penggunaan bahan tambahan pangan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil,” ujar Parminto.

Selain kualitas bahan, Disperindag juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama proses pengolahan dan penyajian makanan. 

Pedagang diminta menggunakan alat bantu seperti penjepit atau sarung tangan saat memegang makanan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan lapak, serta memastikan peralatan yang digunakan dalam kondisi bersih.

Menurut Parminto, kebersihan kemasan juga tidak boleh diabaikan. Ia mengingatkan pedagang agar tidak menggunakan staples atau benda tajam lainnya dalam mengemas takjil karena berpotensi membahayakan konsumen.

“Hal-hal kecil seperti kebersihan tangan, peralatan, hingga kemasan sering dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh terhadap keamanan makanan yang dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya soal kesehatan, Disperindag Kota Blitar juga mengingatkan para pedagang untuk menjaga stabilitas harga takjil selama Ramadan. 

Penetapan harga yang wajar dinilai penting agar masyarakat tetap bisa menikmati sajian berbuka puasa tanpa merasa terbebani secara ekonomi.

“Harga kami harapkan tetap wajar dan tidak memberatkan masyarakat. Ramadan ini harus menjadi momen saling menjaga, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi,” tandas Parminto.

Dengan imbauan tersebut, Disperindag berharap para pedagang takjil di Kota Blitar dapat berperan aktif menjaga kualitas pangan dan kenyamanan konsumen, sehingga suasana Ramadan berlangsung aman, sehat, dan penuh keberkahan.

#Bazar Takjil Ramadhan #Pemkot Blitar

Komentar 0

Baca Juga