Dapat Laporan Dari Masinis, Pria 55 Tahun Tewas Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Garum Blitar
Pria berinisial MS (55) meninggal dunia di perlintasan kereta api Desa Pojok, Garum, Blitar, Rabu (2/9/2026) pagi; polisi masih dalami kronologi kejadian.
Poin Penting
Pria berinisial MS (55) meninggal dunia di perlintasan KA di Desa Pojok, Garum, Blitar, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 05.01 WIB.
Kejadian dilaporkan masinis KA Majapahit ke petugas Stasiun Garum, kemudian ditangani Polsek Garum dan Unit Inafis Polres Blitar.
Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian bersama keterangan saksi dan keluarga korban.
Kabar Blitar – Seorang pria berinisial MS (55) meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Majapahit di perlintasan kereta api KM 117+9, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Rabu (2/9/2026) pagi.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saeful Muheni, membenarkan kejadian tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.01 WIB saat KA Majapahit melintas dari arah Blitar menuju Malang.
"Benar telah terjadi orang tertabrak kereta api di perlintasan KM 117+9 Desa Pojok, Kecamatan Garum. Korban meninggal dunia," ujar Saeful.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh masinis KA Majapahit kepada petugas Stasiun Garum.
Setelah menerima laporan, petugas KA melakukan pengecekan di lokasi dan kemudian melaporkannya kepada Polsek Garum.
Petugas kepolisian bersama Unit Inafis Polres Blitar selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah proses tersebut, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Blitar untuk dilakukan visum et repertum.
Saeful mengatakan korban diketahui merupakan warga Jalan Sakura, Desa Pojok, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan menghubungi pihak keluarga korban.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab dan kronologi lengkap kejadian tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dari saksi maupun keluarga.
Polres Blitar juga berkoordinasi dengan pihak PT KAI terkait kejadian tersebut.
Saeful mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar jalur dan perlintasan kereta api demi mencegah kejadian serupa.
"Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersama-sama selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan dan keamanan bersama," pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.