DPRD Sebut Parkir Sukhoi Belum Optimal, Pemkot Blitar Justru Berencana Beli Lahan
DPRD Kota Blitar mempertanyakan rencana pengadaan lahan senilai Rp 2 miliar di utara kawasan Sukhoi untuk 2027 meski pemanfaatan lahan parkir yang tersedia belum optimal.
Poin Penting
DPRD Kota Blitar pertanyakan rencana pengadaan lahan senilai Rp 2 miliar.
Lahan parkir di kawasan Sukhoi dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.
DPRD meminta DKPP Kota Blitar evaluasi pemanfaatan lahan parkir.
Kabar Blitar – Rencana pengadaan lahan senilai Rp 2 miliar di utara kawasan Sukhoi, dekat Stadion Soeprijadi Kota Blitar, untuk 2027 dipertanyakan DPRD karena pemanfaatan lahan parkir yang tersedia saat ini dinilai belum optimal.
Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, mengatakan usulan pengadaan tanah tersebut masuk dalam pembahasan awal APBD 2027 yang diajukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar.
“Menurut kami, pengadaan lahan ini belum mendesak. Lahan parkir yang sekarang saja belum dimanfaatkan secara optimal," ujar Yohan.
Yohan juga mempertanyakan terkait PAD yang didapatkan dari lahan parkir yang saat ini sudah tersedia.
"Kontribusi Sukhoi terhadap PAD juga perlu diperjelas sebelum pemerintah merencanakan perluasan,” katanya.
Menurut Yohan, pemerintah perlu mengevaluasi pemanfaatan kawasan yang sudah ada sebelum mengalokasikan anggaran untuk memperluas lahan.
Komisi II juga menyoroti proses pengadaan tanah karena lahan seluas 50 ru tersebut diketahui merupakan milik empat warga.
Yohan menegaskan, usulan anggaran dari organisasi perangkat daerah (OPD) perlu dikaji berdasarkan kebutuhan, urgensi, dan manfaatnya bagi masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami tidak bisa asal menyetujui setiap usulan OPD dan harus dilihat dulu kebutuhan, urgensi, dan manfaatnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Komisi II meminta DKPP mengkaji ulang rencana pengadaan lahan tersebut dan mempertimbangkan prioritas program yang lebih mendesak serta berdampak langsung bagi masyarakat.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.