Kreasi Anak Blitar, Tari Sesaji Surya Nareswari Tuangkan Sosok Bung Karno dalam Setiap Gerakan
Sanggar Patria Loka tampilkan Tari Sesaji Surya Nareswari di Makam Bung Karno, tuangkan ketegasan dan kebijaksanaan Bung Karno lewat gerak tari.
Sanggar Patria Loka tampilkan Tari Sesaji Surya Nareswari di Makam Bung Karno, tuangkan ketegasan dan kebijaksanaan Bung Karno lewat gerak tari.
Kisah Arik Agung Prasetyo Budi, warga Sanankulon, Blitar, yang mengubah hobi mengoleksi helm jadul menjadi usaha restorasi beromzet puluhan unit per bulan.
Ardhiana Malrasari, warga Kota Blitar, ubah limbah jeans bekas tambang jadi tas dan pouch bernilai ratusan ribu rupiah, omzet capai Rp7 juta.
Warung Jendil Mbah Yamah di Sutojayan, Blitar, sajikan iwak jendil khas dengan tungku kayu bakar sejak era 1970-an.
Perajin enting-enting di Karangsari, Kota Blitar, berinovasi campur kacang dengan wijen untuk bertahan saat harga kacang tanah naik hampir 50 persen.
Kerajinan gantungan kunci miniatur Candi Penataran dari beling bekas karya warga Kanigoro menarik perhatian. Berawal dari limbah kaca, produk ini kini menjadi suvenir khas Blitar bernilai ekonomi.
Wakini, juru pelihara perempuan di Kabupaten Blitar, telah mengabdikan diri selama 24 tahun merawat berbagai situs cagar budaya. Dedikasinya menjaga kebersihan, keamanan, dan kelestarian candi menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan sejarah untuk generasi mendatang.
Kerajinan kendang jimbe dan rebana asal Sentul, Kota Blitar tembus pasar internasional hingga Amerika Serikat dengan omzet mencapai Rp1 miliar per bulan.
Perjalanan Atika Islafiyatur Rohmah dari atlet hingga membangun Jujitsu Blitar. Tak hanya soal bela diri, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan karakter atlet muda.
SLB Ngudi Hayu CD kembangkan program vokasi bagi ABK untuk dorong kemandirian ekonomi melalui pelatihan batik, kuliner, dan jasa.
Muhammad Hasby Huda menjadi calon haji termuda asal Kabupaten Blitar usia 18 tahun, berangkat menggantikan sang ayah untuk menunaikan ibadah haji 2026.
Dakwah kreatif ditampilkan Kiai Nanang Wisanggeni dalam Safari Ramadan di pelosok Kabupaten Blitar dengan memadukan ceramah Islam dan seni wayang kulit. Metode ini menghadirkan pengajian yang lebih hidup, membumi, dan mudah diterima jamaah lintas usia melalui pendekatan budaya Jawa.