Pertanian Blitar Didorong Makin Modern, Gubernur Jatim Sodorkan Mesin Panen
Mesin panen bantuan Pemprov Jawa Timur digadang-gadang mampu memangkas waktu panen 1 hektare dari minimal tiga hari secara manual menjadi sekitar satu jam.
Mesin panen bantuan Pemprov Jawa Timur digadang-gadang mampu memangkas waktu panen 1 hektare dari minimal tiga hari secara manual menjadi sekitar satu jam.
Pemkot Blitar mengalokasikan sekitar Rp288 juta dari APBD per tahun untuk membayar listrik tiga pasar tradisional, yakni Pasar Legi, Pasar Pahing, dan Pasar Kuliner, dengan rata-rata tagihan Rp24 juta per bulan.
Pembongkaran 200 kios di lantai 2 Pasar Legi Kota Blitar menjadi perhatian DPRD karena material rolling door masih memiliki nilai ekonomi dan merupakan aset daerah yang harus diamankan serta dicatat Pemkot Blitar.
Pemkot Blitar menyiapkan Perwali baru untuk mengatur akses dan lokasi strategis bagi UMKM dan PKL, termasuk Jalan Merdeka, serta mendorong kawasan kuliner malam hingga pagi di sejumlah titik.
Pelaku usaha mikro dan kecil di Kota Blitar mendapat pengecualian dari kewajiban membayar pekerja sesuai UMK 2026 sebesar Rp2.639.000, tetapi upah tetap harus memenuhi batas minimum dan disepakati pengusaha serta pekerja.
Pemkot Blitar memangkas TPP ASN sebesar 15 persen untuk efisiensi anggaran dan memenuhi kebutuhan UHC 2026 yang mencapai Rp29 miliar, dengan kekurangan Rp4 miliar dicukupi melalui APBD Perubahan.
Pemkot Blitar menyiapkan Perwali baru untuk memperluas ruang berdagang bagi lebih dari 18 ribu UMKM dan PKL di tempat yang sebelumnya di larang.
Produksi padi Kota Blitar sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 7.937,03 ton atau naik 1,6 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Blitar telah rampung, Sebanyak 117 petugas menerima total honor sekitar Rp1,3 miliar dari anggaran pelaksanaan sensus yang mencapai Rp1,8 miliar.
Jam operasional 24 jam di kawasan Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar masih dalam tahap uji coba dan belum sepenuhnya disosialisasikan langsung kepada pedagang.
Jumlah UMKM di Kota Blitar mencapai sekitar 18.000 pelaku usaha, dengan sejumlah produk lokal mulai menembus pasar luar daerah hingga mancanegara.
Harga bahan pangan di Pasar Gambar, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jumat (25/9/2026), terpantau bervariasi.