Wonodadi Baru 48 Persen, Capaian Vaksinasi PMK Blitar Belum Merata
Capaian vaksinasi PMK di Kabupaten Blitar hingga 14 September 2026 mencapai 67 persen atau 46.138 dosis, tetapi realisasi antarpuskeswan masih beragam.
Poin Penting
Capaian vaksinasi PMK Kabupaten Blitar mencapai 67 persen.
Puskeswan Kesamben dan Lalu Lintas mencatat capaian tertinggi sebesar 77 persen.
Puskeswan Wonodadi menjadi wilayah dengan capaian terendah sebesar 48 persen.
Kabar Blitar – Capaian vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Blitar hingga 14 September 2026 masih menunjukkan kesenjangan antarkawasan.
Adapun realisasi di tingkat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) berada pada kisaran 48 hingga 77 persen.
Berdasarkan rekapitulasi Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, Puskeswan Kesamben dan Puskeswan Lalu Lintas mencatat capaian tertinggi dengan realisasi vaksinasi masing-masing mencapai 77 persen dari target.
"Capaian tersebut disusul Puskeswan Srengat dan Puskeswan Talun yang telah merealisasikan 75 persen dari target vaksinasi ternak di wilayah kerjanya," papar Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disnakkan Kabupaten Blitar, Lusia Adityaningtyas.
Sementara itu, Puskeswan Wonodadi menjadi wilayah dengan capaian terendah karena baru merealisasikan 48 persen dari target vaksinasi yang ditetapkan.
"Puskeswan Bakung juga masih berada di bawah capaian rata-rata daerah dengan realisasi sebesar 59 persen," sambungnya.
Lusia mengatakan perbedaan capaian tersebut dipengaruhi sejumlah kondisi teknis di lapangan.
“Capaian vaksinasi secara keseluruhan daerah sudah 67 persen atau 46.138 dosis. Namun, dari pemetaan per Puskeswan, ada yang sudah mencapai 77 persen seperti Kesamben, sementara Wonodadi masih di angka 48 persen,” bebernya.
Menurut Lusia, perbedaan capaian tersebut menjadi bahan evaluasi Disnakkan untuk menentukan kebutuhan tenaga medis di masing-masing wilayah.
“Kami upaya mendistribusikan vaksin dan strategi pendampingan ekstra,” katanya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.