Siapkan 44 Ribu Dosis Vaksin, Disnakkan Blitar Pastikan Kasus PMK Terkendali
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Blitar semakin terkendali berkat program vaksinasi berkelanjutan. Disnakkan mencatat 168 ternak telah sembuh, sementara stok 44.000 dosis vaksin masih tersedia untuk mendukung pengendalian PMK sepanjang 2026.
Poin Penting
- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar melaporkan kasus PMK terus menurun setelah pelaksanaan vaksinasi massal.
- Sebanyak 168 ekor ternak yang sebelumnya terinfeksi PMK telah dinyatakan sembuh.
- Disnakkan Kabupaten Blitar memastikan ketersediaan vaksin PMK masih aman dengan alokasi 44.000 dosis pada 2026.
Keberhasilan pengendalian tersebut didukung oleh program vaksinasi yang dilakukan secara berkelanjutan serta tingginya tingkat kesembuhan ternak yang sempat terinfeksi.
Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, penambahan jumlah kasus PMK di Kabupaten Blitar saat ini tergolong sangat rendah.
Kondisi tersebut menunjukkan upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah bersama para peternak mampu menekan penyebaran penyakit secara signifikan.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakkan Kabupaten Blitar, drh. Lusia Adityaningtyas, mengatakan vaksinasi menjadi faktor utama yang berperan dalam menurunkan angka kasus PMK.
“Untuk penambahan kasus PMK sudah tidak banyak karena kita gencar melaksanakan program vaksinasi, sehingga penularannya sudah berhasil teratasi. Tingkat kesembuhannya juga sangat tinggi; dari data terakhir, sebanyak 168 ekor ternak sudah dinyatakan sembuh dan saat ini hanya tersisa tujuh ekor saja yang masih sakit,” ujarnya.
Lusia menjelaskan, tujuh ekor ternak yang masih sakit terus mendapatkan pemantauan dan pendampingan dari petugas kesehatan hewan agar proses penyembuhannya berjalan optimal hingga dinyatakan pulih sepenuhnya.
Selain melakukan pemantauan kasus yang tersisa, Disnakkan tetap melanjutkan program vaksinasi sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kekebalan ternak dan menghindari munculnya kembali kasus PMK di sentra-sentra peternakan.
Menurutnya, ketersediaan vaksin PMK di Kabupaten Blitar juga masih mencukupi untuk mendukung program pengendalian penyakit sepanjang tahun ini.
“Stok vaksin kami sampai dengan pertengahan tahun ini dipastikan masih aman untuk melanjutkan agenda vaksinasi PMK, karena total alokasi dropping yang kami terima untuk tahun ini mencapai 44.000 dosis,” kata Lusia.
Dengan kondisi yang semakin terkendali, Disnakkan berharap para peternak tetap aktif menjaga kesehatan ternak dan segera melapor apabila menemukan gejala yang mengarah pada penyakit menular agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.