UGD Tetap Buka, Dinkes Blitar Jaga Layanan Kesehatan Selama Libur Lebaran
Dinkes Kabupaten Blitar memastikan layanan kesehatan tetap siaga 24 jam selama libur Lebaran 2026. UGD Puskesmas, tenaga medis, dan posko kesehatan di jalur mudik disiapkan untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Poin Penting
- Layanan UGD di seluruh Puskesmas Kabupaten Blitar tetap beroperasi 24 jam selama libur Lebaran.
- Dinkes menyiagakan tenaga medis serta membuka posko kesehatan di titik strategis jalur mudik.
- Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan kesehatan terdekat saat mengalami kondisi darurat.
Kabar Blitar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar memastikan seluruh layanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal tanpa gangguan selama masa libur panjang Idulfitri 2026.
Meski memasuki periode cuti bersama nasional, layanan Unit Gawat Darurat (UGD) di seluruh Puskesmas tetap beroperasi penuh selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan medis darurat secara cepat dan tepat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Christine Indrawati, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan jadwal piket yang ketat bagi tenaga medis.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan dokter dan perawat tetap dalam kondisi siaga guna merespons potensi gangguan kesehatan, baik bagi warga lokal maupun pemudik yang melintas di wilayah Bumi Penataran.
"Selama masa cuti bersama hingga operasional arus balik selesai nanti, seluruh Puskesmas tetap membuka layanan UGD-nya secara penuh. Tenaga dokter juga kami siagakan secara bergiliran untuk mengantisipasi adanya lonjakan gangguan kesehatan masyarakat, mengingat mobilitas warga meningkat drastis di hari Lebaran," ujarnya saat dikonfirmasi.
Selain kesiapan fasilitas kesehatan, Dinkes juga mengerahkan personel medis untuk memperkuat layanan di jalur mudik.
Tim kesehatan gabungan dari unsur pemerintah dan swasta disiagakan di tiga posko utama yang berada di titik strategis, yakni di wilayah Selorejo, depan Kantor Pemkab Blitar di Kanigoro, serta kawasan Tugurante.
"Kami terlibat aktif berjaga di posko-posko Lebaran bersama jajaran Polres Blitar dan instansi terkait. Petugas medis dari Puskesmas, rumah sakit, hingga klinik swasta akan menjalankan piket 24 jam secara bergantian untuk memastikan layanan tetap berjalan tanpa henti," tambahnya.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mempercepat waktu respons apabila terjadi kecelakaan lalu lintas maupun kondisi darurat kesehatan lainnya, termasuk kelelahan ekstrem yang kerap dialami pemudik.
Dinkes Kabupaten Blitar juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan terdekat jika mengalami keluhan selama perjalanan maupun saat merayakan Lebaran.
Dengan kesiapsiagaan penuh tersebut, diharapkan perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman dan nyaman, serta kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga dengan baik.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.