Terangi Jalan Gelap, Pemkab Blitar Rencanakan Tambah 92 Titik Lampu Penerangan di 2026
Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar menyiapkan 92 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) baru tahun 2026 dengan anggaran Rp1,5 miliar untuk meningkatkan keamanan dan mobilitas masyarakat.
Poin Penting
- Dishub Blitar merencanakan pemasangan 92 titik PJU di tujuh lokasi prioritas.
- Anggaran proyek mencapai Rp1,56 miliar untuk tahun 2026.
- PJU ditargetkan mengurangi kecelakaan dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Sebanyak 92 titik lampu baru disiapkan untuk dipasang di sejumlah wilayah prioritas guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di kawasan yang masih minim pencahayaan.
“Ada pengadaan, tapi saat ini masih dalam proses perencanaan untuk pemasangan PJU di 92 titik,” katanya.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo, menjelaskan total anggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut mencapai Rp1.567.225.410.
Anggaran ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan teknis, pengadaan unit lampu, hingga pengawasan pelaksanaan di lapangan.
“Ada tujuh lokasi prioritas yang telah kami petakan berdasarkan tingkat kebutuhan dan kepadatan arus lalu lintas, mulai dari Desa Kuningan, Dadaplangu, Kalimanis, Sumberagung, hingga kawasan Kelurahan Kanigoro, Nglegok, dan area perkantoran Kankab Kanigoro,” ujarnya.
Berdasarkan data teknis Dishub, kawasan sekitar Kantor Kabupaten (Kankab) Kanigoro menjadi lokasi dengan jumlah pemasangan terbanyak, yakni 29 unit.
Disusul Kelurahan Kanigoro sebanyak 16 unit, serta Desa Sumberagung dan Desa Kalimanis yang masing-masing memperoleh alokasi 11 unit lampu.
Kurniawan menambahkan, jumlah titik pemasangan masih berpotensi bertambah apabila di lokasi yang direncanakan telah tersedia instalasi Alat Pengukur dan Pembatas (APP) yang memadai.
“Jumlah titik pemasangan tersebut masih sangat berpotensi untuk bertambah jika di lokasi yang ditentukan sudah tersedia instalasi APP yang memadai,” katanya.
Pemasangan PJU ini diharapkan mampu menutup area blank spot yang selama ini rawan akibat minim penerangan.
Selain itu, keberadaan lampu jalan juga diyakini dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas pada malam hari sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Selain menekan risiko kecelakaan lalu lintas pada malam hari, langkah ini juga bertujuan mendukung kelancaran mobilitas ekonomi masyarakat di tingkat desa maupun kelurahan,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.