Tak Surut Dimakan Usia, Puluhan Lansia di Talun Blitar Tekun Mengaji Lewat Pondok Ramadhan
Puluhan lansia mengikuti kegiatan mengaji di Pondok Lansia Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar selama Ramadhan. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual bagi lansia untuk memperdalam bacaan Al-Qur’an, mengisi waktu dengan aktivitas keagamaan, serta mempersiapkan bekal menuju akhirat.
Poin Penting
- Pondok Ramadhan Lansia berlokasi di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.
- Kegiatan mengaji Ramadan diikuti sekitar 43 lansia dari berbagai tempat.
- Aktivitas dipusatkan di area Pondok Lansia dan selasar Masjid Jami' Mustajabud Da'waad.
Kabar Blitar – Puluhan lanjut usia (lansia) tampak khusyuk mengikuti kegiatan mengaji di Pondok Lansia yang berada di Dusun Bendelonje, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Di tengah keterbatasan usia, semangat para lansia untuk memperdalam ibadah dan belajar membaca Al-Qur’an tetap terjaga, terutama selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan Pondok Lansia ini menjadi ruang bagi para lansia untuk mengisi hari-hari dengan aktivitas keagamaan sekaligus mempersiapkan bekal spiritual menuju akhirat.
Usia lanjut tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas ibadah.
Sejumlah lansia terlihat mengikuti kegiatan mengaji baik di area luar maupun di dalam bangunan berbentuk rumah panggung dari bambu yang kerap disebut angkringan.
Sementara itu, sebagian peserta lainnya mengikuti tausiah yang digelar di selasar Masjid Jami' Mustajabud Da'waad.
Salah satu peserta, Sholikah (82), mengaku telah mengikuti kegiatan pondok Ramadhan khusus lansia tersebut sejak awal berdiri.
Ia merasa senang karena bisa bertemu dengan teman-teman seusia sekaligus belajar mengaji bersama.
"Saya sudah ikut mondok di sini sejak lama, senang sekali kalau di sini. Banyak temannya dan belajar mengaji bersama-sama,” ujar Sholikah.
Meski telah berusia lanjut, Sholikah masih terlihat lancar membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Menurutnya, suasana belajar bersama di Pondok Lansia memberikan dorongan semangat untuk terus mengaji.
"Kalau di rumah ya kegiatannya biasa saja, tapi di sini lebih banyak mengaji. Belajar bersama, dapat ilmu,” terangnya.
Hal senada disampaikan Zaediyah (73), lansia asal Kesamben. Ia mengikuti kegiatan pondok lansia dengan niat memperdalam bacaan Al-Qur’an sebagai bekal di akhirat.
“Ikut karena mau mengaji, untuk mencari bekal di akhirat nanti. Semoga bisa husnul khotimah, jadi persiapan mencari sangu dengan mengaji,” katanya.
Pengasuh Pondok Lansia, Sri Banun (71), menjelaskan bahwa pada Ramadhan tahun ini terdapat sekitar 43 lansia yang mengikuti kegiatan tersebut.
Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Blitar dan sekitarnya, mayoritas merupakan para janda.
Menurutnya, jumlah peserta tahun ini memang mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini ada sekitar 43 lansia yang ikut, memang lebih sedikit karena dibagi dengan daerah lainnya mungkin yang lebih dekat. Kalau pondok lansia ini sudah ada sejak 2010 sampai sekarang,” jelas Banun.
Ia menambahkan, kegiatan Pondok Lansia digelar selama 12 hari di bulan Ramadhan. Pondok ini didirikan sebagai wadah bagi para lansia untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, khususnya mengaji dan memperdalam nilai-nilai keagamaan.
“Dimulai dengan kegiatan positif, seperti membaca Al Quran (mengaji) bersama. Tujuannya agar menjadi sangu bagi lansia nanti saat di akhirat,” tandasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.