Tiga Hari Dicari, Korban Hanyut saat Pladu di Sungai Brantas Akhirnya Ditemukan
Korban hanyut di Sungai Brantas saat flushing PLTA Jegu Wlingi Raya akhirnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Srengat setelah tiga hari pencarian.
Korban hanyut di Sungai Brantas saat flushing PLTA Jegu Wlingi Raya akhirnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Srengat setelah tiga hari pencarian.
Flushing kembali dilakukan di Waduk Wlingi dan Lodoyo pada tahun 2026. Fenomena tersebut diikuti dengan tradisi pladu di Sungai Brantas ramai, namun warga diimbau waspada terhadap arus deras dan risiko kecelakaan.
BPBD Kabupaten Blitar mengimbau warga menjauhi Sungai Brantas saat flushing 18 Mei 2026 karena debit air meningkat dan arus sungai berpotensi berbahaya.
Tradisi pladu di Sungai Brantas menjadi momentum tahunan yang ramai didatangi warga saat flushing Waduk Wlingi dan Lodoyo. Warga berbondong-bondong berburu ikan mabuk yang hanyut terbawa arus sungai.
PJT I akan melakukan flushing Bendungan Wlingi dan Lodoyo pada 18–23 Mei 2026 sebagai agenda tahunan. Warga di sekitar Sungai Brantas diminta waspada terhadap debit dan kekeruhan air.
Perum Jasa Tirta I menjadwalkan flushing Bendungan Wlingi Raya–Bendungan Lodoyo pada 18–23 Mei 2026, warga diimbau waspada lonjakan debit air.