Batalkan Penutupan Total, Akses Bendungan Lahor Hanya Diberlakukan Pembatasan
PJT I urungkan penutupan total akses roda empat di Bendungan Lahor, ganti dengan pembatasan malam hari pukul 22.00–04.00 WIB usai penolakan warga.
PJT I urungkan penutupan total akses roda empat di Bendungan Lahor, ganti dengan pembatasan malam hari pukul 22.00–04.00 WIB usai penolakan warga.
PJT I resmi berlakukan pembatasan kendaraan roda empat di puncak Bendungan Lahor mulai 1 Agustus 2026, kecuali kelompok tertentu seperti pelajar dan warga terdampak.
Warga Selorejo, Blitar, menolak rencana PJT I menutup akses roda empat di Bendungan Lahor mulai 1 Agustus 2026, meski PJT I tetap pada keputusannya.
Camat Selorejo sebut penutupan akses Bendungan Lahor untuk roda empat berpotensi ancam ekonomi 100 pelaku usaha di empat desa perbatasan.
Dishub Kabupaten Blitar siapkan jalur alternatif via Kesamben-Ngadri-Kalipare antisipasi kemacetan usai penutupan Bendungan Lahor mulai 1 Agustus 2026.
Polres Blitar siapkan rekayasa lalu lintas dan jalur pengalihan menyusul penutupan akses Bendungan Lahor untuk roda empat mulai 1 Agustus 2026.
Rencana penutupan akses Bendungan Lahor yang menghubungkan Kabupaten Blitar dan Malang berpotensi mengurangi kunjungan wisata ke kawasan Desa Ngerco, Kecamatan Selorejo. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar memperkirakan potensi kehilangan pendapatan retribusi wisata dapat mencapai Rp2 miliar per tahun.
Satlantas Polres Blitar menyiapkan langkah antisipasi menghadapi penutupan akses Bendungan Lahor mulai 1 Agustus 2026. Rekayasa lalu lintas, koordinasi lintas instansi, dan penyiapan jalur alternatif disiapkan untuk mengurangi potensi kemacetan di wilayah Selorejo dan sekitarnya.