Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Wisata

Sunyi Pengunjung, Candi Kalicilik Masih Jadi Ruang Ibadah dan Jejak Majapahit di Blitar

Reputasi Candi Kalicilik di Blitar masih kalah pamor dari Candi Penataran meskipun memiliki jejak Kerajaan Majapahit.

Sunyi Pengunjung, Candi Kalicilik Masih Jadi Ruang Ibadah dan Jejak Majapahit di Blitar
Perawatan Candi Kalicilik di Blitar

Poin Penting

  • Pengunjung Candi Kalicilik masih sepi.
  • Hanya 100 penghuni dalam sebulan.
  • Candi Kalicilik kalah pamor dari Candi Penataran.

Kabar Blitar – Candi Candi Kalicilik yang berada di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, menjadi salah satu peninggalan bersejarah dari masa Kerajaan Majapahit. Namun, hingga kini keberadaan candi tersebut masih relatif sepi pengunjung. 

Letaknya yang kurang strategis serta akses dan infrastruktur yang belum memadai membuat Candi Kalicilik kerap kalah pamor dibanding Candi Penataran yang berada di Kecamatan Nglegok.

Juru pelihara Candi Kalicilik, Mariyat, mengatakan meski tidak ramai wisatawan, candi ini tetap memiliki nilai sakral bagi sebagian masyarakat sekitar. 

Menurutnya, hingga saat ini masih ada umat Hindu yang datang untuk beribadah di lokasi tersebut. “Memang biasanya masih ada umat dari agama Hindu yang beribadah atau sembahyang di sini,” ungkap Mariyat, Senin (13/10/2025).

Selain untuk ibadah, Candi Kalicilik juga kerap didatangi warga yang hendak meminta izin atau doa restu sebelum menggelar hajatan. 

Mariyat menegaskan, meskipun tidak seramai objek wisata sejarah lain, aktivitas kunjungan ke candi tetap ada setiap harinya. “Alhamdulillah setiap hari masih ada yang berkunjung ke candi,” ujarnya.

Dalam sebulan, jumlah pengunjung Candi Kalicilik rata-rata mencapai sekitar 100 orang. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai wisatawan lokal hingga pelajar dan mahasiswa. 

Kunjungan dari kalangan pelajar, khususnya siswa SMP dan SMA, biasanya berkaitan dengan kebutuhan belajar dan pencarian informasi sejarah.

Dari sisi historis, Candi Kalicilik merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada masa pemerintahan Tribhuwanatunggadewi. 

Hal tersebut dapat dilihat dari relief kepala kala di atas pintu masuk candi yang memuat angka tahun 1271 Saka atau setara 1349 Masehi. “Candi ini sejak awal memang digunakan sebagai tempat peribadatan,” tutur Mariyat.

Candi Kalicilik juga tercatat dalam buku History of Java karya Thomas Stamford Raffles dengan sebutan Candi Genengan. Situs bersejarah ini bahkan pernah mengalami pemugaran pada masa kolonial Belanda.

Salah satu pengunjung, Adila Indra, mengaku baru pertama kali mendatangi Candi Kalicilik meski sebelumnya sering mendengar cerita tentang keberadaannya. Ia menilai kondisi candi masih terawat dengan baik. 

“Saya sudah sering dengar, tapi baru kali ini bisa datang langsung ke sini. Saya lihat masih terawat. Halaman candi juga tampak bersih,” tandasnya.

#Candi Kalicilik Blitar #Candi Penataran Blitar

Komentar 0

Baca Juga