Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Wisata

Nikmati Wisata Sejarah, Rute Wisata Candi di Blitar Barat Bisa Jadi Pilihan

Jelajahi rute wisata candi di Blitar Barat dari Candi Kali Cilik, Situs Sumbernanas, hingga Candi Penataran, memadukan sejarah dengan suasana pedesaan.

Nikmati Wisata Sejarah, Rute Wisata Candi di Blitar Barat Bisa Jadi Pilihan
Candi Penataran. (KBRB)

Poin Penting

  • Rute wisata candi Blitar dimulai dari Kecamatan Udanawu/Wonodadi, menyusuri Candi Kali Cilik, Situs Sumbernanas, hingga berakhir di Candi Penataran.
  • Candi Kali Cilik menyajikan struktur bata merah dengan relief Kala, sementara Situs Sumbernanas lebih banyak berupa reruntuhan batu.
  • Candi Penataran jadi destinasi akhir sekaligus kompleks percandian terbesar di Jawa Timur, terletak di kaki Gunung Kelud dengan relief cerita yang kaya.

KBRB – Menjelajah situs bersejarah di Blitar bisa menjadi pilihan wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman budaya, tetapi juga perjalanan menyusuri kawasan pedesaan dengan suasana yang tenang.

Rute bisa dimulai dari wilayah Blitar bagian barat, seperti Kecamatan Udanawu atau Wonodadi.

Dari titik tersebut, perjalanan diarahkan ke timur menuju Kecamatan Ponggok melalui jalur pedesaan hingga kawasan Desa Candirejo.

Destinasi pertama yang bisa disinggahi adalah Candi Kali Cilik.

Candi yang berada di tepi jalan desa ini memiliki struktur berbahan bata merah dengan bentuk bangunan yang khas peninggalan masa lampau. 

Salah satu bagian menariknya adalah relief Kala yang berada di atas pintu masuk — relief ini menjadi salah satu ciri arsitektur candi yang memiliki fungsi simbolis dalam tradisi keagamaan masa lalu.

Setelah dari Candi Kali Cilik, perjalanan dapat dilanjutkan ke arah selatan sekitar 2,4 kilometer melalui Jalan Raya Masjid Puthon.

Jalur tersebut membawa wisatawan menuju kawasan perkebunan dan pedesaan hingga tiba di Candi Bubrah atau Situs Sumbernanas.

Berbeda dengan Candi Kali Cilik yang masih memperlihatkan struktur bangunan, Situs Sumbernanas lebih banyak menyajikan tinggalan berupa susunan dan reruntuhan batu.

Kondisi tersebut justru memberikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat jejak arkeologi secara lebih dekat.

Suasana situs yang berada di kawasan pedesaan juga membuat perjalanan terasa lebih tenang, dengan peninggalan sejarah yang berpadu suasana hijau di sekitar lokasi.

Dari Situs Sumbernanas, perjalanan kemudian dilanjutkan ke arah timur melalui Jalan Mastrip menuju kawasan Kedawung.

Setelah sampai di persimpangan utama, perjalanan diarahkan ke utara menuju Jalan Raya Penataran, Kecamatan Nglegok.

Jalur menuju Penataran mulai menghadirkan suasana berbeda karena berada di kawasan yang semakin dekat dengan lereng Gunung Kelud — udara yang lebih sejuk dan panorama pedesaan menjadi bagian dari perjalanan sebelum akhirnya tiba di kompleks Candi Penataran.

Candi Penataran menjadi tujuan akhir dalam rute ini sekaligus salah satu kompleks percandian terbesar dan terpenting di Jawa Timur.

Kompleks tersebut memiliki sejumlah bangunan dan halaman yang memperlihatkan perkembangan arsitektur keagamaan pada masa kerajaan di Jawa Timur.

Relief cerita yang terpahat pada sejumlah bagian candi menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain menikmati arsitektur dan relief, wisatawan juga dapat mengeksplorasi kawasan kompleks candi yang berada di kaki Gunung Kelud.

#Candi Kalicilik Blitar #Candi Penataran Blitar #Wisata sejarah Blitar

Komentar 0

Baca Juga