Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Masih Direncanakan, Tera Ulang Digital Bakal Sasar Apotek dan Jembatan Timbang Blitar

Disperindag Kabupaten Blitar rencanakan perluasan layanan tera ulang digital ke jembatan timbang dan apotek. Sementara itu, capaian semester I sudah 2.332 unit UTTP.

Tera ulang jembatan timbang Blitar
Tera ulang jembatan timbang. (Ist)

Poin Penting

  • Disperindag Kabupaten Blitar rencanakan perluasan layanan tera ulang digital ke jembatan timbang dan apotek, setelah sebelumnya baru diterapkan untuk SPBU.

  • Sepanjang semester I 2026, Disperindag sudah uji tera 2.332 unit UTTP, melampaui target tahunan 2.000 unit, terbanyak dari anak timbangan.

  • Pengawasan kemetrologian tak hanya lewat layanan digital, tapi juga pemeriksaan langsung di lapangan termasuk pasar tradisional.

BLITAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar berencana memperluas layanan kemetrologian dengan menyasar jembatan timbang dan usaha apotek.

Perluasan tersebut akan dilakukan melalui pemanfaatan aplikasi digital yang selama ini digunakan untuk mempermudah pengajuan tera ulang alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP).

"Kedepannya akan kami lakukan perluasan layanan digital untuk menyasar pengajuan tera ulang di jembatan timbang dan apotek," jelas Kepala Bidang Kemetrologian Disperindag Kabupaten Blitar, Rica Noviandari.

Dirinya mengatakan, layanan digital tersebut sebelumnya telah dimanfaatkan untuk pemilik pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Untuk sejauh ini sementara aplikasi digital baru dilakukan untuk pemilik usaha SPBU," sambungnya.

Perluasan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Disperindag Kabupaten Blitar untuk meningkatkan kemudahan pelayanan sekaligus memastikan alat ukur yang digunakan dalam aktivitas perdagangan dan pelayanan usaha memenuhi ketentuan kemetrologian.

“Formula kami adalah memastikan pelayanan kemetrologian berjalan adaptif dan mudah dijangkau masyarakat. Menjaga presisi alat ukur bukan sekadar memenuhi kewajiban pengujian, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi hak-hak konsumen Blitar," ujarnya.

Sementara itu, sepanjang Semester I 2026, Disperindag Kabupaten Blitar telah melakukan uji tera dan tera ulang terhadap 2.332 unit UTTP.

Jumlah tersebut telah melampaui target penyesuaian tahunan sebanyak 2.000 unit.

Pengujian paling banyak dilakukan terhadap alat anak timbangan dengan jumlah 1.356 unit, disusul timbangan elektronik dan pompa ukur BBM.

Rica mengatakan pengawasan kemetrologian tidak hanya dilakukan melalui layanan digital, tetapi juga pemeriksaan langsung di lapangan, termasuk menyasar pasar-pasar tradisional.

#Disperindag Kabupaten Blitar #Tera Ulang Blitar #Uji Tera Blitar

Komentar 0

Baca Juga