Keselamatan Penumpang Diutamakan, Dishub Blitar Cek Tambangan Jelang Lebaran
Dishub Kabupaten Blitar meningkatkan pengawasan tambangan menjelang libur Idulfitri 1447 H. Inspeksi dilakukan di dermaga penyeberangan untuk memastikan kesiapan armada serta kelengkapan alat keselamatan seperti life jacket, ban pelampung, dan APAR.
Poin Penting
- Dishub Kabupaten Blitar melakukan inspeksi tambangan menjelang libur Idulfitri 1447 Hijriah.
- Pemeriksaan fokus pada kesiapan armada dan kelengkapan alat keselamatan penyeberangan.
- Pengawasan fokus pada debit air sungai naik dan mobilitas masyarakat diprediksi bertambah.
Kabar Blitar – Menjelang masa libur Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar meningkatkan pengawasan terhadap moda transportasi sungai atau tambangan.
Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya debit air sungai yang berpotensi memengaruhi keselamatan penyeberangan, terutama saat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat selama masa mudik Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Puguh Imam Susanto, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim dari bidang angkutan untuk melakukan sampling serta inspeksi mendadak di sejumlah dermaga penyeberangan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Blitar.
Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan armada serta kelengkapan alat keselamatan di atas perahu. “Kami mengecek langsung kesiapan armada penyeberangan dan debit air sungai saat ini naik. Kami tegaskan kepada para operator untuk mengutamakan keselamatan penumpang di atas segalanya,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas Dishub memeriksa sejumlah peralatan keselamatan yang wajib tersedia di kapal.
Di antaranya jaket pelampung atau life jacket, ban pelampung, serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang harus selalu siap digunakan jika terjadi keadaan darurat.
Puguh mengakui masih ditemukan beberapa armada penyeberangan yang belum sepenuhnya melengkapi peralatan keselamatan.
Meski demikian, pihaknya langsung memberikan teguran di lokasi agar operator segera melengkapi kekurangan tersebut.
“Ada temuan satu-dua yang belum lengkap, mungkin terselip atau belum dikembalikan ke tempatnya setelah diisi. Hal-hal seperti ini kelihatan sepele, tapi sifatnya prinsipil. Harus selalu siap di posisi yang mudah dijangkau saat terjadi keadaan darurat,” tegasnya.
Selain melakukan pengawasan langsung di lapangan, Dishub Kabupaten Blitar juga terus berkoordinasi dengan KSOP Probolinggo serta otoritas pemerintah provinsi untuk memastikan pengelolaan dermaga penyeberangan tetap berjalan sesuai standar keselamatan.
Puguh berharap upaya pengawasan ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan jasa penyeberangan, baik warga lokal maupun pemudik yang melintas di wilayah Blitar.
“Harapan kami, masyarakat baik dari dalam maupun luar Blitar yang menggunakan jasa penyeberangan ini merasa aman dan nyaman. Kami akan terus pantau perkembangannya hingga arus balik selesai,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.