Sidak Pasar Hewan Jelang Idul Adha, DKPP Blitar Temukan 16 Sapi Terjangkit Cacing
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar menemukan 16 sapi terindikasi helminthiasis saat sidak Pasar Hewan Dimoro menjelang Idul Adha 2026.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar menemukan 16 sapi terindikasi helminthiasis saat sidak Pasar Hewan Dimoro menjelang Idul Adha 2026.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar memastikan stok hewan kurban Idul Adha 2026 di Kota Blitar aman dan surplus, disertai pemeriksaan kesehatan ternak sejak awal Mei.
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mencatat enam kasus Leptospirosis dengan tiga kematian, sehingga tingkat fatalitas mencapai 50 persen dan menjadi perhatian serius di Blitar.
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mendorong penggunaan label Nutri Level untuk menekan risiko Penyakit Tidak Menular akibat konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih.
Pemerintah Kabupaten Blitar membuka peluang pendirian apotek veteriner guna memperkuat layanan kesehatan hewan dan ketersediaan obat khusus hewan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengingatkan pentingnya konsumsi air putih minimal 2 liter dan tidur 6–8 jam untuk menjaga metabolisme, imun, dan produktivitas di tengah aktivitas padat.
Dinas Kesehatan Kota Blitar kirim 21 sampel untuk deteksi dini Campak. Pemkot siapkan imunisasi kejar guna cegah penyebaran.
Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar mengimbau warga waspada Leptospirosis saat musim hujan. Penyakit ini menular melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus.
Cuaca panas picu heat stress pada unggas di Blitar. Disnakkan mengingatkan peternak untuk menjaga ventilasi kandang, pemberian vitamin, dan kebersihan guna mencegah penurunan produktivitas.
Capaian program Cek Kesehatan Gratis di Kota Blitar mencapai 10.757 peserta atau 14,07 persen hingga 25 Maret 2026. Dinkes menilai partisipasi meningkat, namun sosialisasi masih perlu diperkuat.
Dinkes Kabupaten Blitar mengingatkan suplemen bukan pengganti istirahat saat mudik Lebaran 2026. Pengendara diminta tetap menjaga tidur cukup guna mencegah kelelahan dan risiko microsleep di jalan.
Dinkes Blitar mengimbau warga tidak mencium dan menyentuh balita saat Lebaran 2026 untuk mencegah penularan campak. Penyakit ini sangat menular dan berisiko serius bagi anak-anak.