Jangkau Wilayah Blitar Selatan, Damkar Rencanakan Tambah Unit Armada
Satpol PP Kabupaten Blitar usulkan tambahan satu unit mobil damkar untuk Blitar Selatan lewat APBD 2027, anggaran sekitar Rp2 miliar.
Poin Penting
- Satpol PP Kabupaten Blitar usulkan tambahan satu unit mobil damkar untuk Blitar Selatan lewat APBD 2027, anggaran sekitar Rp2 miliar.
- Unit baru direncanakan ditempatkan di Lodoyo Timur atau Lodoyo Barat agar waktu tempuh ke lokasi kebakaran lebih cepat.
- Penambahan armada perlu dibarengi tambahan personel; saat ini piket damkar hanya sembilan orang terbagi tiga regu.
KBRB – Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar berencana menambah satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memperkuat penanganan kebakaran di wilayah Blitar Selatan.
Pengadaan armada tersebut diusulkan melalui APBD 2027 dengan anggaran sekitar Rp2 miliar.
Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan armada baru tersebut rencananya ditempatkan di kawasan Lodoyo Timur (Lotim) atau Lodoyo Barat (Lobar).
Penempatan unit di wilayah tersebut dinilai dapat memangkas waktu tempuh petugas menuju lokasi kebakaran, sebab selama ini armada masih harus bergerak dari kantor pusat ketika terjadi kebakaran di wilayah selatan.
"Kalau harus berangkat dari kantor pusat tentu membutuhkan waktu lebih lama. Beberapa kejadian sebelumnya, ketika kami sampai di lokasi, api sudah padam. Dengan adanya unit yang ditempatkan di Lobar atau Lotim, jarak tempuh ke TKP bisa lebih cepat," ujar Tedi, Minggu (16/8/2026).
Luas wilayah Kabupaten Blitar, menurut Tedi, membuat kebutuhan armada damkar di sejumlah kawasan menjadi penting.
Saat ini, beberapa unit telah ditempatkan di Wlingi dan Srengat, tetapi wilayah Blitar Selatan masih membutuhkan armada tersendiri.
Pengadaan satu unit kendaraan tersebut telah diajukan untuk direalisasikan pada 2027.
Armada yang direncanakan berupa truk tangki standar pemadam kebakaran.
"Jumlah unit saat ini memang belum ideal. Namun, paling tidak kami berharap masing-masing eks kawedanan memiliki satu unit mobil damkar," jelasnya.
Selain armada, penambahan kendaraan juga harus diikuti dengan penguatan jumlah personel.
Setiap unit damkar membutuhkan petugas yang dapat bekerja secara bergantian untuk memastikan pelayanan selama 24 jam.
Saat ini, personel piket damkar berjumlah sembilan orang yang terbagi dalam tiga regu, masing-masing terdiri dari tiga personel.
"Semoga, dengan bertambahnya unit, personelnya juga bertambah," pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.