Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Armada Damkar Blitar Masih Dirawat, Edukasi Siswa ke Sekolah Banting Setir di Mako

Edukasi mitigasi kebakaran Damkar Kabupaten Blitar ke sekolah untuk sementara terhenti karena tangki armada bocor. Sekolah diminta datang langsung ke kantor Damkar.

Armada Damkar Blitar Masih Dirawat, Edukasi Siswa ke Sekolah Banting Setir di Mako
Armada Damkar Kabupaten Blitar.

Poin Penting

  • Edukasi Damkar ke sekolah terhenti sementara.

  • Satu armada mengalami kebocoran tangki.

  • Edukasi Damkar sementara dilakukan di Mako Damkar Blitar.

Kabar Blitar – Kegiatan edukasi mitigasi kebakaran dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar ke sekolah-sekolah untuk sementara belum dapat dilakukan seperti biasanya karena salah satu armada masih dalam perawatan.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar, Nurcholis Muhaimin, mengatakan armada tersebut masih diperbaiki karena bagian tangkinya mengalami kebocoran.

"Perawatan tangki membutuhkan penanganan khusus sehingga armada belum dapat digunakan untuk mendukung kegiatan edukasi ke sekolah," katanya.

Dirinya menyampaikan bahwa sebenarnya banyak sekali permintaan untuk melakukan edukasi di sekolah.

“Banyak sekali yang minta tapi untuk sementara menunggu perbaikan mobil yang satu ini kami nanti tidak. Untuk sementara yang minta datang ke Damkar,” ujar Nurcholis.

Menurut dia, permintaan edukasi dari sekolah sebenarnya cukup banyak, terutama dari jenjang TK dan SD.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan profesi Damkar, peralatan yang digunakan, tugas petugas, hingga edukasi mengenai pencegahan kebakaran.

“Yang jelas ini memang di sekolah terutama SD itu atau TK itu ada materi-materi pelajarannya pengenalan profesi,” kata Nurcholis.

Selain mitigasi kebakaran, siswa juga dikenalkan dengan tugas Damkar dalam menangani kondisi lain yang dapat mengancam keselamatan manusia.

Salah satunya penanganan ular atau hewan yang masuk ke lokasi tertentu seperti sumur, yang berisiko membahayakan warga maupun petugas jika dilakukan tanpa penanganan yang tepat.

“Selain kebakaran memang tupoksi kami kan sesuatu yang mengancam jiwa manusia itu terutama contohnya ada ular,” jelasnya.

Untuk sementara, sekolah yang ingin mendapatkan edukasi dapat datang langsung ke kantor Damkar Kabupaten Blitar.

Nurcholis mengatakan Damkar tetap menerima permintaan edukasi dari sekolah selama jadwalnya tidak berbenturan dengan kegiatan lain.

“Kalau itu jadwalnya tidak berbenturan kita siap. Yang jelas satu hari satu kali,” katanya.

Menurut Nurcholis, keterbatasan armada tidak mengurangi kebutuhan sekolah terhadap edukasi kebakaran, tetapi pola pelaksanaannya sementara harus disesuaikan hingga armada selesai menjalani perawatan.

#Armada Damkar #Damkar Kabupaten Blitar

Komentar 0

Baca Juga