Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Sosial

Damkar Kabupaten Blitar Ajukan Tiga Unit Armada

Damkar Kabupaten Blitar mengaku masih kekurangan armada meski memiliki cakupan wilayah yang luas. Hal ini membuat pos di wilayah selatan masih belum tercover oleh armada yang memadai.

Damkar Kabupaten Blitar Ajukan Tiga Unit Armada
Unit armada yang dimiliki oleh Damkar Kabupaten Blitar.

Poin Penting

  • Damkar Kabupaten Blitar kekurangan unit armada.
  • Pos wilayah selatan belum memiliki armada yang memadai.
  • Damkar Kabupaten Blitar ajukan pengadaan tiga unit armada.

Kabar Blitar – Keterbatasan armada dan personel masih menjadi pekerjaan rumah dalam pelayanan pemadam kebakaran di Kabupaten Blitar. 

Hingga kini, Dinas Pemadam Kebakaran setempat hanya mengandalkan empat unit armada untuk menjangkau wilayah kabupaten yang cukup luas, termasuk kawasan dengan jarak tempuh relatif jauh dari markas komando.

Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan dari total armada yang tersedia, tiga unit merupakan mobil pemadam kebakaran, sementara satu unit lainnya berfungsi sebagai armada suplai air. 

Dengan komposisi tersebut, pelayanan harus dioptimalkan, terutama ketika terjadi kebakaran atau kondisi darurat secara bersamaan di lokasi yang berbeda.

“Total armada kami ada empat unit, terdiri dari tiga unit pemukul dan satu unit suplai. Untuk personel, saat ini ada 32 anggota yang bertugas,” kata Tedi.

Ia menilai jumlah armada dan personel tersebut masih belum sebanding dengan luas wilayah Kabupaten Blitar serta potensi kejadian kebakaran maupun operasi penyelamatan lainnya. 

Karena itu, kebutuhan penambahan armada dan personel terus menjadi perhatian serius dan rutin diusulkan kepada pemerintah daerah.

Tedi mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pengajuan penambahan armada dilakukan hampir setiap tahun. 

Pada tahun ini, Damkar Kabupaten Blitar kembali mengusulkan tambahan tiga unit armada baru, masing-masing satu unit mobil pemadam kebakaran, satu unit suplai air, dan satu unit rescue untuk penanganan evakuasi serta kejadian non-kebakaran.

“Kami setiap tahun mengajukan penambahan. Tahun ini yang kami ajukan ada tiga armada, yakni unit pemadam, unit suplai, dan unit rescue,” jelasnya.

Menurut Tedi, salah satu faktor utama mendesaknya penambahan armada adalah belum tersedianya pos pemadam kebakaran beserta unit armada di wilayah selatan Kabupaten Blitar. 

Selama ini, jika terjadi kebakaran di kawasan tersebut, petugas harus bergerak dari markas komando utama sehingga waktu tempuh ke lokasi menjadi lebih lama.

“Karena pos wilayah selatan belum ada armada, selama ini kami masih menunggu kedatangan unit dari mako. Ini tentu berdampak pada kecepatan respons di lapangan,” ujarnya.

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Damkar Kabupaten Blitar tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Tedi berharap, usulan penambahan armada dan personel yang telah diajukan dapat segera direalisasikan agar layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan semakin optimal serta merata di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

#Damkar Kabupaten Blitar

Komentar 0

Baca Juga