Dipatok Hampir Rp2 Miliar, Siswa Sekolah Negeri Blitar Bakal Dapat Kain Seragam
Dispendik Kota Blitar menyiapkan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk pengadaan kain seragam siswa 2026 dengan sasaran siswa TK negeri kelas A, SD negeri kelas 1 dan 4, serta SMP negeri kelas 7.
Poin Penting
Pengadaan kain seragam Dispendik Kota Blitar menyasar siswa TK, SD serta SMP.
Pendataan penerima menggunakan Dapodik dengan cut off 31 Agustus 2026.
Kain diperkirakan diterima sekolah pada akhir November 2026.
Kabar Blitar – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar menyiapkan anggaran sekitar Rp1,9 miliar untuk pengadaan kain seragam siswa pada 2026.
Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan kain bagi siswa TK negeri kelas A, SD negeri kelas 1 dan 4, serta SMP negeri kelas 7.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dispendik Kota Blitar Syahbana Wijaya mengatakan seluruh siswa di jenjang tersebut menjadi sasaran pengadaan tanpa membedakan asal domisili.
“Untuk tahun 2026 ini pengadaan kain seragam kami adakan untuk TK negeri kelas A, kemudian SD negeri kelas 1 dan kelas 4, serta SMP negeri kelas 7. Seluruh siswa di kelas tersebut mendapat kain seragam tanpa membedakan warga kota maupun luar kota,” ujarnya.
Pendataan penerima kain seragam menggunakan data pokok pendidikan (Dapodik) dengan batas waktu atau cut off pada 31 Agustus 2026.
“Datanya kami ambil per cut off Dapodik tanggal 31 Agustus 2026,” jelasnya.
Proses pengadaan kain seragam tersebut telah dimulai sejak Agustus dan dilakukan melalui metode mini kompetisi.
Sebelum pengadaan dimulai, Dispendik juga melakukan market sounding untuk mengetahui ketersediaan kain di pasaran.
“Harapannya ini benar-benar menghadirkan pengadaan barang dan jasa yang transparan, akuntabel, dan bisa diikuti oleh pelaku usaha. Makanya kami juga sudah melakukan market sounding untuk proses pengadaannya,” katanya.
Pengadaan ditargetkan sudah berkontrak pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.
Setelah kontrak, proses pengadaan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 45 hari dengan target kain seragam diterima pada akhir November.
“Untuk pengadaan kain untuk TK, SD, SMP itu totalnya sekitar Rp 1,9 sekian miliar. Itu untuk kainnya saja,” pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.