Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Belum Betah Tinggal di Asrama, 4 Siswa Sekolah Rakyat Blitar Rindu Rumah

Empat siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar mengalami homesick selama tinggal di asrama, bahkan satu siswa sempat meminta dipulangkan karena kesulitan beradaptasi.

Siswa sekolah rakyat Blitar
Siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar.

Poin Penting

  • Sebanyak empat siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar mengalami homesick.

  • Satu siswa sempat meminta dipulangkan, tetapi sekolah belum mengambil keputusan.

  • Kepala Sekolah Rakyat Kota Blitar menyebut pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Kabar Blitar – Empat siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar mengalami homesick selama menjalani kehidupan di asrama.

Bahkan, satu siswa sempat meminta dipulangkan karena belum mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah berasrama.

Kepala Sekolah Rakyat Kota Blitar Johan Argono mengatakan, pihak sekolah belum memutuskan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Sekolah masih mencari tahu penyebab siswa merasa tidak nyaman hingga ingin kembali ke rumah.

“Sementara ini siswa tersebut masih mengikuti proses konseling pribadi bersama pihak sekolah,” ujar Johan.

Menurut Johan, kondisi setiap siswa yang mengalami homesick berbeda sehingga sekolah tidak bisa langsung mengambil keputusan.

Pendampingan dilakukan melalui konseling untuk mengetahui persoalan yang dirasakan siswa.

Pada konseling awal, siswa tersebut belum sepenuhnya terbuka mengenai alasan ingin pulang.

Karena itu, pihak sekolah masih melanjutkan pendampingan sambil memantau perkembangan kondisi siswa.

“Kami tidak langsung mengambil keputusan karena masih perlu mendalami penyebabnya,” katanya.

Johan menyebut terdapat empat siswa yang mengalami homesick.

Kondisi tersebut menjadi perhatian sekolah karena kehidupan di Sekolah Rakyat mengharuskan siswa tinggal di asrama dan mengikuti aktivitas sekolah dalam lingkungan yang berbeda dari rumah.

Sekolah kemudian memberikan pendampingan secara bertahap kepada siswa yang mengalami kesulitan beradaptasi.

Konseling dilakukan secara berkelanjutan agar pihak sekolah dapat mengetahui persoalan yang membuat siswa merasa tidak nyaman.

“Pada konseling pertama siswa tidak langsung terbuka mengenai penyebab mereka merasa tidak nyaman atau ingin pulang. Karena itu, kami akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan,” jelasnya.

#Sekolah Rakyat Blitar #Siswa Blitar

Komentar 0

Baca Juga