Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Opini

THR Tinggal Kenangan, Saatnya Gen Z Bangun Kembali Keuangan

Opini tentang cara Gen Z mengelola THR saat Lebaran agar tidak konsumtif. Momentum ini penting untuk melatih disiplin finansial dengan menyeimbangkan antara kebutuhan, keinginan, dan tabungan.

THR Tinggal Kenangan, Saatnya Gen Z Bangun Kembali Keuangan
Mahasiswa Asal Blitar, Humaidatuz Zahro'

Poin Penting

  • THR sering dimanfaatkan Gen Z untuk konsumsi dan self reward.
  • Kesadaran finansial sudah ada, namun belum konsisten dalam praktik.
  • Pengelolaan THR yang bijak perlu keseimbangan antara belanja dan menabung.

Kabar Blitar – Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti setiap tahun. Selain sebagai ajang silaturahmi dan saling memaafkan, perayaan ini juga identik dengan tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). 

Bagi kalangan Gen Z, THR sering kali menjadi “bonus” yang dinanti untuk memenuhi berbagai keinginan, mulai dari membeli barang impian, kulineran, hingga mengunjungi tempat favorit.

Fenomena ini tentu bukan hal yang salah. Namun, di balik euforia tersebut, muncul kecenderungan perilaku konsumtif yang kerap tidak disadari. 

Banyak anak muda yang menggunakan THR untuk memenuhi keinginan semata, bukan kebutuhan. Aktivitas seperti belanja berlebihan atau nongkrong setiap hari menjadi hal yang dinormalisasi dengan alasan “self reward” atau “self healing”.

Padahal, jika dilihat lebih dalam, sebagian besar Gen Z sebenarnya sudah memiliki kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan. 

Mereka paham bahwa pengeluaran berlebihan dapat berdampak pada kondisi finansial di masa depan. Sayangnya, kesadaran tersebut belum selalu diiringi dengan praktik yang konsisten.

Sebagai generasi yang dikenal adaptif dan dekat dengan teknologi, Gen Z memiliki akses luas terhadap informasi, termasuk edukasi finansial. 

Namun, akses ini seharusnya tidak hanya berhenti pada pengetahuan, melainkan juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam konteks ini, THR seharusnya dimaknai sebagai momentum untuk melatih kedisiplinan finansial sejak dini.

Persoalan penggunaan THR tidak perlu dipandang secara hitam putih antara “menghabiskan” atau “menabung”. 

Kunci utamanya adalah keseimbangan dan kesadaran dalam menentukan prioritas. Mengalokasikan sebagian untuk kebutuhan atau keinginan, serta menyisihkan sebagian untuk tabungan, merupakan langkah sederhana yang berdampak besar dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, cara Gen Z mengelola THR mencerminkan bagaimana mereka memandang masa depan finansialnya. 

Bukan soal seberapa besar uang yang diterima, melainkan sejauh mana kemampuan untuk mengelolanya secara bijak dan bertanggung jawab.

Komentar 0

Baca Juga