Telan Anggaran Rp80 Juta, Seleksi Sejumlah Jabatan Pemkot Blitar Belum Dilakukan
Pemkot Blitar habiskan anggaran sekitar Rp80 juta untuk seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, melibatkan pansel dari pakar dan pejabat provinsi.
Poin Penting
Pemkot Blitar siapkan anggaran sekitar Rp80 juta untuk proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi, membiayai panitia seleksi dari pakar dan pejabat provinsi.
Keterbatasan fiskal daerah membuat sejumlah jabatan lain, seperti Sekda, Kepala Dinkes, dan Direktur RSUD, masih menunggu proses seleksi.
Wali Kota pastikan pelayanan birokrasi tidak terganggu meski beberapa posisi masih diisi pejabat pelaksana tugas.
Kabar Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan anggaran sekitar Rp80 juta untuk proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi di lingkungan pemerintah daerah.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan panitia seleksi (pansel) yang melibatkan unsur profesional dan pejabat dari tingkat provinsi.
"Anggaran itu untuk seleksi saja, Rp 80 juta untuk panitia seleksi. Panselnya dari pakar-pakar, BKD SDM provinsi, dan inspektur provinsi," ujar Syauqul.
Seluruh anggota pansel, menurut Syauqul, berasal dari luar Pemkot Blitar dengan komposisi yang terdiri dari kalangan profesional serta pejabat pemerintahan tingkat provinsi.
Keterbatasan fiskal daerah juga membuat Pemkot Blitar belum dapat segera melakukan seleksi untuk sejumlah jabatan lainnya.
Beberapa jabatan yang masih menunggu proses seleksi di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur RSUD.
"Melaksanakan seleksi itu juga membutuhkan anggaran dan memang kita sangat terbatas," kata Syauqul.
Meski sejumlah posisi masih diisi pejabat pelaksana tugas, Syauqul memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya pelayanan birokrasi di Kota Blitar.
"Saya pastikan seluruh pekerjaan birokrasi tidak terganggu walaupun ada beberapa yang masih Pj," pungkasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.