Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Sempat Masuk Pemukiman, Damkar Blitar Lepas Monyet ke Gunung Kelud

Damkar Kabupaten Blitar evakuasi monyet ekor panjang dari permukiman Sutojayan, lalu lepasliarkan ke hutan lindung lereng Gunung Kelud sesuai rekomendasi BKSDA.

Pelepasan Monyet Ekor Panjang ke Gunung Kelud
Pelepasan monyet ekor panjang ke Gunung Kelud. (Ist)

Poin Penting

  • Damkar Kabupaten Blitar evakuasi monyet ekor panjang dari permukiman warga Sutojayan usai laporan warga, Rabu (26/8/2026).

  • Monyet dilepasliarkan ke hutan lindung lereng Gunung Kelud, Sabtu (29/8/2026), sesuai rekomendasi BKSDA dan koordinasi dengan Perhutani.

  • Monyet diduga hewan peliharaan yang lepas karena masih mengenakan kalung di leher, namun tidak ada warga yang mengaku memeliharanya.

Kabar Blitar – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar mengevakuasi seekor monyet ekor panjang yang masuk ke permukiman warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Setelah berhasil diamankan, monyet tersebut kemudian dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan hutan lindung lereng Gunung Kelud, jalur pendakian Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (29/8/2026).

Kasi Damkar, Penyelamatan, dan Sarpras Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan pelepasan dilakukan berdasarkan rekomendasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Seekor monyet ekor panjang yang kami evakuasi dari permukiman warga kami lepas di hutan lindung lereng Gunung Kelud," kata Tedi, Sabtu (29/8/2026).

BKSDA, menurut Tedi, meminta petugas Damkar berkoordinasi dengan Perhutani untuk menentukan lokasi pelepasan monyet tersebut.

Lokasi hutan lindung di jalur pendakian Gunung Kelud dipilih karena masih memiliki ketersediaan makanan yang cukup bagi satwa tersebut.

"Karena di sana (hutan lereng Kelud) makanan untuk hewan masih banyak. Monyet tersebut bisa kembali ke habitatnya," ujarnya.

Evakuasi dilakukan, Tedi menjelaskan, setelah Damkar menerima laporan warga Kelurahan Sukorejo pada Rabu (26/8/2026).

Kemunculan monyet di kawasan permukiman membuat warga resah karena khawatir satwa tersebut menyerang atau menggigit penduduk.

"Karena taringnya panjang. Warga khawatir kalau digigit," katanya.

Tedi menduga monyet tersebut sebelumnya merupakan hewan peliharaan yang lepas dan kemudian masuk ke permukiman warga.

Dugaan tersebut muncul karena saat dievakuasi petugas masih menemukan kalung terpasang di bagian leher monyet.

Namun, setelah dilakukan pengecekan kepada warga sekitar lokasi, tidak ditemukan warga yang mengaku memelihara monyet ekor panjang tersebut.

"Mungkin itu hewan peliharaan dari warga desa lain yang lepas dan masuk ke Kelurahan Sukorejo. Karena di lehernya masih ada kalung," pungkasnya.

#Damkar Kabupaten Blitar #Gunung Kelud Blitar

Komentar 0

Baca Juga