Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Kesehatan

RSUD di Kabupaten Blitar Belum Miliki Layanan Kemoterapi Untuk Pasien Kanker

Rujukan jadi pilihan RSUD di Kabupaten Blitar untuk menangani penderita kanker lantaran belum memiliki fasilitas kemoterapi.

RSUD di Kabupaten Blitar Belum Miliki Layanan Kemoterapi Untuk Pasien Kanker
Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati.

Poin Penting

  • RSUD di Kabupaten Blitar sudah bisa melakukan diagnosa bagi penderita kanker.
  • Pelayanan berupa kemoterapi bagi penderita kanker belum bisa dilakukan.
  • Rujukan jadi pilihan untuk penanganan penderita kanker di Kabupaten Blitar.

Kabar Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya memperkuat infrastruktur kesehatan bagi penderita kanker. 

Meski sistem deteksi dini telah berjalan masif hingga tingkat Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa ketersediaan fasilitas pengobatan lanjutan seperti kemoterapi masih menjadi tantangan besar di tingkat daerah.

Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati, mengungkapkan bahwa saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Blitar memang telah mampu melakukan penegakan diagnosis.

Diagnosis tersebut dilakukan melalui pemeriksaan laboratorium lengkap, patologi anatomi (PA), USG, hingga bedah onkologi. 

Namun, untuk layanan kemoterapi, fasilitas kesehatan di kabupaten belum memilikinya. "Kendala utama yang kami hadapi saat ini adalah RSUD di Kabupaten Blitar belum memiliki pusat layanan kemoterapi," ujar dr. Christine. 

Akibatnya, pasien yang telah mendapatkan diagnosis pasti dan memerlukan tindakan kemoterapi harus dirujuk ke rumah sakit rujukan tingkat provinsi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain keterbatasan fasilitas teknis, dr. Christine juga menyoroti tantangan dari sisi kepatuhan pasien. 

Meskipun sebagian besar pasien menunjukkan kepatuhan yang baik dalam mengikuti terapi medis, masih ditemukan sebagian kecil masyarakat yang beralih ke pengobatan alternatif. Kondisi ini sering kali membuat penanganan medis menjadi terlambat. 

Di sisi lain, Dinkes Kabupaten Blitar juga mencatat adanya tantangan pada pasien dengan stadium lanjut. 

Pada kondisi di mana harapan sembuh secara medis sudah sangat kecil, banyak pasien yang akhirnya memilih untuk menjalani terapi paliatif atau perawatan pendukung di rumah saja.

"Fokus kami adalah memastikan pasien mendapatkan kualitas hidup yang baik dan layanan yang berkelanjutan, meski harus dirujuk ke luar daerah untuk tindakan spesifik seperti kemoterapi," pungkasnya.

#Dinkes Kabupaten Blitar #Penderita Kanker

Komentar 0

Baca Juga