Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Produksi Beras Lokal Kabupaten Blitar Surplus 26 Ton

Produksi beras di Kabupaten Blitar pada 2025 diperhitungkan dapat mencapai 267.997 ton GKP. Hal itu membuatnya surplus 26.324 ton dari kebutuhan konsumsi sebesar 102.704 ton per tahun.

Produksi Beras Lokal Kabupaten Blitar Surplus 26 Ton
Potret petani yang mengelola lahan sawah untuk meningkatkan produktivitas.

Poin Penting

  • Produksi beras di Kabupaten Blitar 2025 mencapai 267.997 ton.
  • Kebutuhan konsumsi Kabupaten Blitar sebesar 102.704 ton per tahun.
  • Kondisi tersebut membuat Kabupaten Blitar surplus 26.324 ton.

‎Kabupaten Blitar kembali menegaskan perannya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. 

Sepanjang tahun 2025, produksi beras lokal diproyeksikan mengalami surplus lebih dari 26 ribu ton, sehingga stok pangan masyarakat dipastikan aman hingga awal tahun mendatang.

‎Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar mencatat, surplus tersebut ditopang oleh produktivitas petani yang tetap stabil meski menghadapi berbagai tantangan, termasuk faktor cuaca. 

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kabupaten Blitar, Fauzia Laame, menyebut luas panen padi sejak Januari hingga November 2025 telah mencapai 39.146 hektare.

‎“Hingga November saja sudah mencapai 260.636 ton Gabah Kering Panen (GKP)," ujar Fauzia Laame.

Jumlah GKP tersebut diprediksi akan semakin bertambah pada akhir tahun 2025 yang mencapai angka 7 ton.

"Kami prediksi akan ada tambahan hingga akhir tahun sebesar 7.361 ton, sehingga total produksi mencapai 267.997 ton GKP,” sambungnya.

‎Jika dikonversikan, total produksi tersebut setara dengan 129.028 ton beras. Jumlah ini jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat Kabupaten Blitar dalam satu tahun.

‎Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Blitar tercatat sebesar 102.704 ton per tahun. 

Dengan capaian produksi yang ada, daerah ini diperkirakan mengalami surplus beras sebesar 26.324 ton.

‎“Dengan total produksi tersebut, ketersediaan beras di Kabupaten Blitar untuk tahun 2025 diprediksi surplus sebesar 26.324 ton,” tambah Fauzia.

‎Tidak hanya padi, komoditas jagung juga menunjukkan hasil produksi yang signifikan. Dengan luas panen mencapai 45.355 hektare, total produksi jagung pipil kering hingga akhir tahun 2025 diperkirakan menyentuh angka 302.123 ton.

‎Tingginya produksi padi dan jagung ini dinilai menjadi penopang utama pasokan pangan di pasar lokal, khususnya dalam menghadapi periode peningkatan konsumsi.

DKPP menilai kondisi ini memberikan jaminan kuat terhadap ketersediaan bahan pangan pokok di Kabupaten Blitar.

‎DKPP Kabupaten Blitar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor pertanian melalui optimalisasi lahan baku sawah dan penguatan produksi petani. 

Upaya tersebut dilakukan agar tren surplus pangan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang.

‎“Surplus ini memberikan ketenangan bagi masyarakat bahwa ketersediaan kebutuhan pokok di Blitar benar-benar terjaga,” pungkas Fauzia.

#Beras #Pangan

Komentar 0

Baca Juga