Material Beton Tak Luput dari Pengujian, Pembangunan Drainase Jalan Anggrek Blitar Capai 30 Persen
Pembangunan drainase Jalan Anggrek Kota Blitar menjadi perhatian dari sisi kualitas material. Besi dan beton yang digunakan dalam proyek tersebut telah melalui pengujian untuk memastikan kualitas konstruksi.
Poin Penting
Proyek drainase berada di Jalan Anggrek, Kota Blitar dengan nilai kontrak sekitar Rp500 juta.
Dinas PUPR Kota Blitar memastikan material konstruksi akan melalui pengujian.
Progres pembangunan drainase saat ini mencapai sekitar 30 persen.
Kabar Blitar – Pembangunan drainase di Jalan Anggrek, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, masih berlangsung dengan progres pekerjaan sekitar 30 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar, Erna Santi, mengatakan capaian tersebut sudah berada di atas target pekerjaan yang direncanakan.
“Ya, alhamdulillah sekarang ini sudah ya 30 persen. Itu sudah melebihi target yang direncanakan,” kata Erna.
Pekerjaan drainase tersebut dimulai pada pertengahan Agustus dan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
Selain progres fisik, kualitas material yang digunakan dalam pembangunan juga menjadi perhatian dalam pekerjaan tersebut.
Erna mengatakan material untuk konstruksi drainase akan melalui pengujian, termasuk besi dan beton.
“Pasti ada. Makanya kami minta ada besinya juga ada uji,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai pengujian beton, Erna mengatakan material tersebut juga menjadi bagian dari pemeriksaan pekerjaan.
“Alhamdulillah karena ini fabrikasi ya, tentu tersandar,” katanya.
Pembangunan drainase Jalan Anggrek tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp500 juta setelah melalui proses tender.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.