Dituding Ajak Pelajar Ikut Demo KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba Bantah Adanya Mobilisasi
Plt Ketua KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba membantah dugaan mobilisasi pelajar dalam aksi unjuk rasa pada 7 September 2026 yang dilaporkan GMB ke Polres Blitar Kota.
Poin Penting
Elim Tyu Samba menanggapi laporan GMB terkait dugaan mobilisasi dan eksploitasi anak.
Elim sebut aksi sebagai gerakan spontan pengurus cabor serta atlet terkait.
Elim mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari Polres Blitar Kota mengenai materi laporan.
Kabar Blitar – Plt Ketua KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba menanggapi laporan Gerakan Masyarakat Blitar (GMB) ke Polresta Blitar Kota terkait dugaan mobilisasi dan eksploitasi anak di bawah umur dalam aksi unjuk rasa pada 7 September 2026.
Elim menilai laporan tersebut salah sasaran karena dirinya mengaku tidak pernah memimpin, mengondisikan, maupun menginstruksikan massa untuk mengikuti aksi.
“Saya rasa laporannya ini kok salah tujuan, salah sasaran sepertinya," kata Elim Rabu (16/9/2026).
Meskipun demikian, Elim mengungkapkan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pengkondisian massa aksi.
"Tapi ya tidak apa-apa, kami tidak mengondisikan atau menginstruksikan. Aksi itu kan kembali lagi untuk kebaikan olahraga Kota Blitar,” tegas Elim.
Menurut Elim, aksi tersebut merupakan gerakan spontan dari pengurus cabang olahraga (cabor) dan atlet yang merasa mengalami kebuntuan komunikasi terkait persoalan fasilitas olahraga di Kota Blitar.
Ia juga mengatakan hingga Rabu (16/9/2026), dirinya maupun pihak KONI Kota Blitar belum menerima pemberitahuan resmi dari kepolisian mengenai materi laporan yang ditujukan kepada mereka.
“Tapi sampai hari ini kita belum ada pemberitahuan apa pun dari Polres," tuturnya.
Meskipun begitu, Elim mengaku tidak ambil pusing terhadap adanya kabar perihal laporan tersebut.
"Jadi saya kira tidak perlu ambil pusing, biarkan peristiwa tersebut bergulir sebagaimana proses hukum,” jelasnya.
Terkait sorotan terhadap posisinya yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar sekaligus Plt Ketua KONI, Elim mengatakan kehadirannya dalam aksi tersebut didasari tanggung jawab moral terhadap para atlet dan pengurus olahraga.
“Sebagai Wakil Wali Kota, saya disumpah atas nama masyarakat Kota Blitar dan kami juga diberi amanah sebagai Plt Ketua KONI," kata Elim.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya tidak memiliki pilihan lain agar kebuntuan tersebut menemukan jalan keluar.
"Ketika keluarga kami di KONI turun ke jalan karena sudah mengalami kebuntuan, kami kan menjunjung tinggi sportivitas. Apa yang diminta sudah sesuai prosedur, tapi ketika tidak menemukan jalan, ya bagaimanalah lagi,” imbuhnya.
Elim juga mempertanyakan kepedulian pihak yang melaporkan terhadap perkembangan olahraga di Kota Blitar.
“Yang lapor ini bagian dari Kota Blitar atau bukan, begitu. Jadi saya rasa tidak masalah bagi saya, kita ikuti saja bagaimana prosesnya,” tuturnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan melaporkan balik GMB secara pidana, Elim mengatakan belum mempertimbangkan langkah tersebut.
Ia mengaku belum mengetahui secara detail materi laporan yang ditujukan kepada dirinya maupun pihak KONI.
“Oh, saya laporkan apa ini? Saya kurang tahu detailnya apa yang dilaporkan. Kami juga bingung apa yang dilaporkan. Jadi kami tunggu saja prosesnya bagaimana,” tandasnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.