Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Hukum

Dipicu Komentar di Live TikTok, Video Bullying Pelajar di Wlingi Viral

Video kekerasan terhadap pelajar MTs di Wlingi, Blitar, viral di media sosial; polisi sebut kasus dipicu komentar di siaran langsung TikTok.

Bullying MTs Wlingi Blitar
Aksi bullying pelajar di Wlingi. (Tangkapan layar)

Poin Penting

  • Video kekerasan terhadap pelajar MTs di Kecamatan Wlingi, Blitar, viral di media sosial usai kejadian di dalam kelas, Kamis (20/8/2026).
  • Polisi sebut kasus dipicu komentar korban dalam siaran langsung TikTok milik pacar pelaku; kini ditangani Unit PPA Polres Blitar.
  • Pelaku diketahui siswa pindahan dan adik kelas korban; polisi masih mendalami kronologi dan motif lebih lanjut.

Kabar Blitar – Aksi kekerasan atau bullying terhadap seorang pelajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, terekam video dan viral di media sosial. 

Peristiwa tersebut terjadi di dalam ruang kelas pada Kamis (20/8/2026).

Dalam rekaman yang beredar, terlihat aksi kekerasan fisik yang dilakukan seorang siswa terhadap siswa lainnya di dalam kelas.

Kapolsek Wlingi Polres Blitar, AKP Kushartono, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Kasus itu kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blitar.

"Pelaku ini siswa pindahan, dia [pelaku] adik kelas korban," kata Kushartono, Sabtu (22/8/2026).

Aksi kekerasan tersebut, Kushartono menjelaskan, terjadi setelah pelaku mendatangi ruang kelas korban.

Aksi itu diketahui direkam oleh beberapa siswa yang berada di lokasi, sebelum rekaman tersebut beredar di media sosial hingga menjadi perhatian masyarakat.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, kejadian tersebut diduga dipicu persoalan komentar korban dalam siaran langsung (live) TikTok milik pacar pelaku.

Korban disebut memberikan komentar ketika akun TikTok pacar pelaku sedang melakukan siaran langsung.

Pelaku diduga tidak terima dengan komentar tersebut hingga kemudian mendatangi kelas korban.

"Kronologisnya pacar terduga pelaku ini live di TikTok, kemudian ada komentar lah 'Iku wis duwe pacar durung? [itu sudah punya pacar belum?]'. Nah, ada yang menjawab kalau sudah punya pacar. Komentar itu disampaikan ke terduga pelaku, dan terduga pelaku mengirim chat kepada korban 'Lihat aja besok'," paparnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kronologi serta motif aksi kekerasan tersebut.

Penanganan kasus dilakukan Unit PPA Polres Blitar dengan mempertimbangkan bahwa pihak yang terlibat masih berstatus pelajar.

Kushartono belum menjelaskan lebih jauh mengenai kondisi korban maupun langkah hukum yang akan diambil terhadap pelaku karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Tadi mediasi dengan pihak terkait, tetap berlangsung untuk proses hukumnya. Pada intinya kami tetap berkoordinasi dengan Unit PPA dan sebagainya karena penanganan anak itu beda ya. Korban dan terduga pelaku itu punya privasi, jadi harus diperhatikan dan dalam penanganan hukumnya," tutupnya.

#Bullying di Blitar #Media Sosial #Polres Blitar

Komentar 0

Baca Juga