Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Pendidikan

Dapat Tambahan 27 Siswa Baru, Sekolah Rakyat Blitar Masih Buka Penerimaan

Jumlah siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar bertambah 27 anak menjadi 216 siswa dari sebelumnya 189 anak.

Siswa Sekolah Rakyat
Siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar.

Poin Penting

  • Sekolah Rakyat Kota Blitar kini memiliki 216 siswa.

  • Penerimaan siswa masih terbuka, bahkan bagi luar daerah.

  • Pemkot Blitar juga menyiapkan pendataan kondisi keluarga siswa asal Kota Blitar.

Kabar Blitar – Jumlah siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar bertambah 27 anak sehingga total peserta didik kini mencapai 216 siswa dari sebelumnya 189 anak.

Penambahan siswa dilakukan secara bertahap sesuai dengan konsep pendidikan berasrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan penerimaan siswa secara bertahap memang telah direncanakan sejak awal.

Menurutnya, siswa yang masuk belakangan tidak perlu khawatir tertinggal pelajaran karena waktu belajar di sekolah berasrama lebih panjang dibandingkan sekolah reguler.

“Sekolah ini memang didesain untuk menerima siswa secara bertahap, karena ini sekolah asrama, jam belajarnya lebih banyak daripada sekolah nonasrama," ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa siswa atau wali murid tidak perlu khawatir meskipun harus bergabung belakangan.

"Jadi, meskipun masuk belakangan, tidak perlu khawatir ketinggalan pelajaran,” katanya.

Syauqul mengatakan siswa yang lebih dahulu masuk kini mulai terbiasa dengan kehidupan asrama setelah menjalani kegiatan selama sekitar satu setengah bulan.

Sementara itu, siswa yang baru bergabung sekitar dua minggu juga disebut mulai beradaptasi dan merasa nyaman bersama teman-temannya.

“Anak-anak sudah terlihat nyaman karena sudah satu setengah bulan di sini. Ada yang baru masuk dua minggu juga sudah kerasan bersama teman-temannya,” kata Syauqul.

Penerimaan siswa baru masih terbuka karena kuota Sekolah Rakyat Kota Blitar belum sepenuhnya terpenuhi.

Selain melalui pendataan dan survei, calon siswa juga dapat diusulkan masyarakat melalui kanal pengaduan Sapa Mas Wali.

Syauqul mengatakan sejumlah usulan berasal dari warga Kota Blitar maupun luar daerah yang ingin menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat.

“Sebagian besar ada yang mengusulkan melalui Sapa Mas Wali. Beberapa juga berasal dari luar Kota Blitar. Kami periksa terlebih dahulu, dan kalau memang memungkinkan untuk masuk Sekolah Rakyat, kami perbolehkan,” jelas Syauqul.

Meski demikian, penerimaan siswa tetap diprioritaskan bagi keluarga yang dinilai sangat membutuhkan.

Jika kuota bagi warga Kota Blitar masih tersedia, calon siswa dari luar daerah juga dapat diterima sepanjang memenuhi kriteria.

Selain pendidikan, Pemkot Blitar juga menyiapkan pendataan kondisi keluarga siswa asal Kota Blitar untuk melihat kemungkinan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dan pemberdayaan ekonomi.

“Bagi warga Kota Blitar yang anaknya bersekolah di sini, tolong dicek kondisi rumahnya. Nanti juga bisa difasilitasi bedah rumah dan pemberdayaan ekonomi untuk keluarganya,” ujar Syauqul.

#Sekolah Rakyat Blitar #Siswa Baru Blitar

Komentar 0

Baca Juga