Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Cegah Kecelakaan di Sungai Brantas, 224 Pelampung Dibagikan ke Penyeberang

Sebanyak 444 life jacket bantuan Kementerian Perhubungan disalurkan kepada pengelola penyeberangan Sungai Brantas, wisata air, dan nelayan di Kabupaten Blitar untuk meningkatkan keselamatan aktivitas perairan.

Bantuan Pelampung Perahu Penyebrangan Brantas Blitar
Bantuan Pelampung Perahu Penyebrangan Brantas.

Poin Penting

  • 224 pelampung disalurkan untuk kelompok penyeberangan Sungai Brantas.

  • Bantuan diberikan kepada kelompok penyeberangan di 14 titik Sungai Brantas.

  • Pengelola wisata air serta nelayan juga mendapatkan bantuan pelampung.

Kabar Blitar – Sebanyak 444 life jacket atau pelampung bantuan Kementerian Perhubungan diserahkan kepada sejumlah kelompok pengelola penyeberangan, wisata air, dan nelayan di Kabupaten Blitar, Rabu (1/10/2026).

Bupati Blitar Rijanto mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jawa Timur untuk mendukung keselamatan aktivitas di perairan.

Menurut Rijanto, bantuan tersebut salah satunya diperuntukkan bagi kelompok pengelola penyeberangan Sungai Brantas yang tersebar di 14 titik.

“Ini ada 444 buah pelampung ya. Ini sangat bermanfaat,” ujar Rijanto.

Khusus untuk kelompok penyeberangan, sebanyak 224 life jacket disalurkan untuk mendukung keselamatan pengguna jasa penyeberangan di sejumlah titik Sungai Brantas.

Selain penyeberangan, bantuan life jacket juga diberikan kepada pengelola wisata air serta untuk kepentingan nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, Rijanto juga menyerahkan surat izin penyeberangan kepada pengelola Pandawa Ekspres milik Ali.

Rijanto menyebut proses pengurusan izin penyeberangan tersebut membutuhkan waktu cukup lama hingga mencapai lima tahun.

“Pak Ali berjuang untuk ngurus izin itu 5 tahun baru keluar,” katanya.

Karena itu, Rijanto berharap pengelola penyeberangan yang belum memiliki izin segera mengurus legalitas usahanya dengan pendampingan dari pemerintah daerah.

“Harapan kami ke depan yang belum punya izin ini segera juga ngurus izin dan insyaallah nanti tentunya akan kita dampingi, kita fasilitasi jangan sampai seperti nasibnya Pak Ali 5 tahun itu baru keluar,” ujarnya.

Rijanto mengatakan keberadaan life jacket diharapkan dapat meningkatkan keselamatan aktivitas penyeberangan Sungai Brantas sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.

Menurut dia, kecelakaan di jalur penyeberangan Sungai Brantas pernah terjadi dan bahkan menyebabkan kendaraan beserta penumpangnya masuk ke sungai.

“Ini lah oleh karena itu dengan adanya bantuan pelampung ini harapan kita bisa mengeliminir ya untuk kecelakaan-kecelakaan bisa mitigasi kecelakaan,” katanya.

#Bupati Blitar #Perahu penyeberangan Sungai Brantas Blitar

Komentar 0

Baca Juga