Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Kesehatan

Capaian Imunisasi Anak Sekolah Blitar Belum Sentuh Target, Imunisasi DT dan Td Masih Rendah

Capaian BIAS 2026 di Kabupaten Blitar hingga Agustus belum mencapai target. Imunisasi MR mencapai 75,5 persen, HPV 76,1 persen, DT 25,3 persen, dan Td 17,2 persen dari sasaran.

Imunisasi anak sekolah kabupaten Blitar
Imunisasi anak sekolah Kabupaten Blitar. (Ist)

Poin Penting

  • Program BIAS 2026 di Kabupaten Blitar hingga Agustus belum mencapai target.

  • Ada puskesmas yang mendapatkan tambahan multiple injection.

  • Dinkes Kabupaten Blitar mencatat kasus KIPI dan melakukan investigasi.

Kabar Blitar – Capaian Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 di Kabupaten Blitar hingga Agustus belum mencapai target yang ditetapkan, Jumat (25/9/2026).

Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Endro Pramono, mengatakan capaian imunisasi berbeda pada setiap jenis vaksin yang diberikan dalam program BIAS.

"Untuk imunisasi MR, capaian tercatat sebanyak 11.597 anak atau 75,5 persen dari sasaran," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).

Sementara imunisasi DT telah mencapai 3.886 anak atau 25,3 persen, sedangkan imunisasi Td tercatat 5.585 anak atau 17,2 persen.

Adapun imunisasi HPV mencapai 5.993 anak atau 76,1 persen dari sasaran.

“Belum mencapai target,” kata Endro saat ditanya mengenai capaian BIAS 2026.

Endro mengatakan capaian tahun ini belum bisa dibandingkan secara langsung dengan tahun sebelumnya karena jadwal pelaksanaan BIAS 2026 belum final.

Selain itu, pada 2026 terdapat penambahan puskesmas yang melaksanakan multiple injection sehingga sejumlah puskesmas belum melaporkan capaian pada Agustus karena belum melaksanakan kegiatan.

“Jadwal pelaksanaan belum final jadi belum bisa disandingkan datanya,” ujarnya.

Di sisi lain, Dinkes Kabupaten Blitar mencatat adanya kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah pelaksanaan BIAS.

Endro mengatakan setiap kasus KIPI ditindaklanjuti melalui investigasi dan pemantauan terhadap anak yang mengalami kejadian tersebut.

“Telah dilakukan investigasi kontak dan follow up, baik dari surveilan puskesmas maupun Dinas Kesehatan,” jelasnya.

#BIAS Blitar #Dinkes Kabupaten Blitar #Imunisasi di Blitar

Komentar 0

Baca Juga