Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Kesehatan

Bisa Menular Lewat Benda, Dinkes Minta Warga Blitar Waspada Penyakit Influenza A

Dinkes Kabupaten Blitar mengingatkan masyarakat mewaspadai Influenza A (H3N2) yang mudah menular melalui droplet maupun tangan dan benda terkontaminasi.

Waspada Influenza A Blitar
Ilustrasi Waspada Influenza A Blitar

Poin Penting

  • Dinkes Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat mewaspadai Influenza A.

  • Dapat menular melalui droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.

  • Gejala yang perlu diperhatikan meliputi batuk, pilek, demam, hingga tubuh terasa lemas.

Kabar Blitar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai Influenza A (H3N2).

Penyakit tersebut merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan mudah menular.

Kepala Dinkes Kabupaten Blitar dr. Christine Indrawati menyampaikan, masyarakat perlu mengenali gejala serta menerapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan.

"Influenza A (H3N2) disebabkan oleh virus influenza tipe A dan dapat menular melalui percikan droplet ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara," katanya.

Penularan juga dapat terjadi melalui tangan atau benda yang telah terkontaminasi virus kemudian menyentuh bagian tubuh.

"Gejala yang umum muncul antara lain batuk, pilek atau hidung meler, demam, sakit kepala, tenggorokan sakit, dan badan terasa lemas," paparnya.

Masyarakat yang mengalami gejala tersebut dianjurkan beristirahat cukup dan mengurangi aktivitas di kerumunan untuk mencegah penularan kepada orang lain.

Dinkes juga mengimbau masyarakat menerapkan sejumlah langkah pencegahan, seperti menggunakan masker ketika sedang sakit atau berada di tempat ramai.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air, serta melakukan vaksinasi influenza jika diperlukan sesuai anjuran tenaga medis.

"Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan diperlukan apabila muncul tanda-tanda tertentu, seperti demam lebih dari tiga hari, napas cepat atau sesak, anak rewel terus dan sulit makan atau minum, serta batuk tidak kunjung reda," terangnya.

Penanganan lebih cepat diperlukan untuk mencegah komplikasi, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit kronis.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi waktu istirahat sekitar tujuh hingga delapan jam, mengelola stres, serta rutin melakukan aktivitas olahraga.

Masyarakat diminta tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga.

#Dinkes Kabupaten Blitar #Penyakit Pernapasan

Komentar 0

Baca Juga