Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Wisata

Tak Kenal Jam, Makam Bung Karno Mulai Didatangi Peziarah Tengah Malam

Sebanyak 2.529 kunjungan Makam Bung Karno tercatat pada malam hari periode 15-31 Agustus 2026, sejak kawasan dibuka 24 jam mulai 15 Agustus.

Makam Bung Karno
Kunjungan wisata religi Makam Bung Karno. (KBRB)

Poin Penting

  • Sebanyak 2.529 dari total 21.031 kunjungan Makam Bung Karno periode 15-31 Agustus 2026 tercatat berlangsung pada malam hingga dini hari.

  • Kunjungan malam menyumbang sekitar 12 persen dari total kunjungan, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata hari biasa yang berkisar 300-500 pengunjung.

  • Wisatawan datang dari berbagai daerah seperti Cianjur, Tangerang, Malang, hingga Bali; Istana Gebang turut catat 738 kunjungan pada periode yang sama

Kabar Blitar – Pembukaan kawasan Makam Bung Karno (MBK) selama 24 jam mulai mengubah pola kunjungan peziarah di Kota Blitar.

Dalam periode 15–31 Agustus 2026, sebanyak 2.529 kunjungan tercatat berlangsung pada malam hingga dini hari.

Kepala Bidang Pengelola Kawasan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Mochamad Adi Ardilla, mengatakan dari total 21.031 kunjungan selama periode tersebut, sebanyak 18.502 kunjungan berlangsung pada pukul 07.30–19.30 WIB.

Sementara itu, 2.529 kunjungan lainnya tercatat pada pukul 19.30–07.30 WIB. Angka tersebut menunjukkan bahwa layanan 24 jam mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berziarah di luar waktu kunjungan siang.

"Jumlah kunjungan MBK total kunjungan 21.031 orang, siang 07.30 sampai 19.30 WIB 18.502, sedangkan malam hari 19.30 sampai 07.30 WIB 2.529 orang," kata Ardilla saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).

Jika dihitung dari total kunjungan pada periode tersebut, kunjungan malam menyumbang sekitar 12 persen.

Sementara sebagian besar pengunjung tetap datang pada siang hingga sore hari.

Jumlah kunjungan tersebut, menurut Ardilla, juga lebih tinggi dibandingkan kondisi pada hari biasa yang rata-rata berada di kisaran 300 hingga 500 pengunjung.

Pembukaan MBK selama 24 jam mulai diberlakukan pada 15 Agustus 2026.

Kebijakan tersebut memberikan kesempatan bagi wisatawan dan peziarah untuk datang pada malam hari, terutama mereka yang memiliki keterbatasan waktu pada siang hari atau baru tiba di Kota Blitar setelah melakukan perjalanan dari luar daerah.

Selain memperluas pilihan waktu berziarah, Pemkot Blitar berharap layanan 24 jam dapat mendorong aktivitas pariwisata pada malam hari.

Wisatawan dari luar daerah dapat mengatur perjalanan dengan lebih fleksibel tanpa harus menunggu hingga pagi untuk mengunjungi kawasan makam.

Peningkatan kunjungan juga terlihat dari wisatawan yang datang dari berbagai daerah, seperti Cianjur, Tangerang, Malang, Pasuruan, Pemalang, Brebes, Semarang, Lampung, hingga Bali, menurut Ardilla.

"Jumlah kunjungan tersebut secara perlahan mengalami peningkatan bertahap seiring dengan berjalannya waktu," ujarnya.

Selain MBK, kunjungan ke Istana Gebang pada periode 15–31 Agustus 2026 tercatat sebanyak 738 orang.

#Makam Bung Karno #Wisata Blitar #Wisata Religi Blitar

Komentar 0

Baca Juga