Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Wisata

Sejuknya Wisata Rambut Monte, Telaga Jernih yang Menyimpan Jejak Sejarah dan Diselimuti Mitos

Telaga Rambut Monte di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menawarkan wisata alam dengan telaga jernih, ikan Dewa, candi berbahan batu andesit, serta legenda yang dikaitkan dengan Kerajaan Majapahit.

Wisata Telaga Rambut Monte Blitar
Wisata Telaga Rambut Monte Blitar (@encus27).

Poin Penting

  • Telaga Rambut Monte berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar.

  • Pengunjung Rambut Monte dapat melihat telaga jernih yang dihuni ikan Dewa.

  • Wisata Rambut Monte punya candi yang diduga berasal dari masa Hindu.

Kabar Blitar – Telaga Rambut Monte di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menawarkan perpaduan wisata alam, peninggalan sejarah, dan legenda yang masih dipercaya masyarakat setempat.

Berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar, kawasan wisata ini menyuguhkan telaga berair jernih yang dikelilingi pepohonan rindang dan perbukitan dengan udara sejuk di lereng Gunung Kelud dan Gunung Kawi.

Perjalanan menuju lokasi juga menyajikan pemandangan perkebunan teh, hamparan sawah, serta tanaman sayuran milik warga yang menghijau di sepanjang jalan.

Salah satu daya tarik Rambut Monte adalah keberadaan candi berbahan batu andesit yang berada di kompleks wisata tersebut.

Bangunan berukuran sekitar 292 x 296 sentimeter dengan tinggi 85 sentimeter itu diduga merupakan peninggalan masa Hindu, meskipun kondisinya kini tidak lagi utuh.

Di sekitar candi terdapat artefak yang menyerupai lingga dan yoni serta kepala Kala yang memiliki bentuk berbeda dari penggambaran Kala pada umumnya.

Di bawah candi, pengunjung dapat melihat telaga yang dihuni ikan berukuran besar yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai Ikan Dewa atau ikan sengkaring.

Ikan-ikan tersebut dipercaya memiliki hubungan dengan legenda yang berkembang secara turun-temurun sehingga warga setempat tidak berani menangkapnya.

Menurut cerita rakyat, kawasan itu dahulu menjadi tempat pertarungan antara Rahwana dan Naga melawan Mbah Rambut Monte, sosok yang dikaitkan dengan keturunan Kerajaan Majapahit.

Pertarungan tersebut konon berakhir dengan kutukan yang mengubah Rahwana dan Naga menjadi batu. Cerita ini menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat yang menambah daya tarik wisata Rambut Monte.

Pengunjung juga dapat menikmati kejernihan telaga dari gazebo yang berada di tepi hingga sedikit menjorok ke perairan. Dua sumber mata air di kawasan tersebut turut menjadi daya tarik karena terus mengalirkan air.

Berdasarkan riwayat pengelolaan yang tercatat dalam informasi wisata setempat, Rambut Monte mulai dikembangkan sebagai objek wisata pada 1976 oleh pihak swasta sebelum pengelolaannya beralih kepada pemerintah daerah pada 1996.

Perpaduan telaga, peninggalan arkeologis, dan legenda lokal menjadikan Rambut Monte sebagai salah satu destinasi di Kabupaten Blitar yang menarik untuk dikunjungi sekaligus ditelusuri nilai sejarah dan budayanya.

#Wisata Alam Blitar #Wisata Rambut Monte Blitar #Wisata Religi Blitar

Komentar 0

Baca Juga