Rute DAMRI JLS Bakal Diperpanjang, Perjalanan Bakal Menuju Pantai Sarang Blitar
Rute DAMRI Jalur Lintas Selatan direncanakan diperpanjang dari Stasiun Tulungagung hingga Pantai Serang, Kabupaten Blitar, untuk mendukung konektivitas wisata.
Poin Penting
- Rencana perpanjangan rute DAMRI JLS dari Stasiun Tulungagung hingga Pantai Serang, Kabupaten Blitar, sudah dapat lampu hijau dari Kemenhub.
- Rute yang disiapkan meliputi Stasiun Tulungagung – Ngujang I – Terminal Patria Kota Blitar – Kampung Coklat – Pantai Serang.
- Dishub Kabupaten Blitar dan DAMRI masih hitung efisiensi jarak dan waktu tempuh; layanan akan berada di bawah skema angkutan pendukung KSPN.
KBRB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar terus mematangkan rencana pengembangan transportasi umum terpadu di kawasan Jalur Lintas Selatan (JLS) Jawa Timur.
Salah satunya lewat perpanjangan rute bus DAMRI yang nantinya akan melayani perjalanan hingga kawasan wisata Pantai Serang, Kabupaten Blitar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, Imam Puguh, mengatakan usulan perpanjangan trayek tersebut telah mendapat respons positif dari Perum DAMRI dan masuk dalam program prioritas Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Prinsipnya sudah ada lampu hijau dan disetujui. Usulan perpanjangan rute ini juga telah masuk ke dalam program prioritas Kementerian Perhubungan (Kemenhub)," ujar Imam Puguh, Jumat (7/8/2026).
Sebelum usulan tersebut diajukan, menurutnya, manajemen DAMRI dari Kantor Cabang Ponorogo maupun Area Manager Surabaya telah melakukan koordinasi dan survei lapangan bersama jajaran Pemkab Blitar.
Perpanjangan rute ini dirancang untuk memperkuat konektivitas antarmoda transportasi umum sekaligus mempermudah akses wisatawan menuju sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Blitar.
Nantinya, penumpang yang tiba menggunakan kereta api di Stasiun Tulungagung dapat melanjutkan perjalanan dengan armada DAMRI menuju beberapa titik strategis.
Rute yang sedang disiapkan meliputi Stasiun Tulungagung – Ngujang I – Terminal Patria Kota Blitar – Kampung Coklat – Pantai Serang.
Meski demikian, Dishub Kabupaten Blitar bersama Perum DAMRI masih melakukan perhitungan teknis terkait efisiensi jarak, waktu tempuh, serta penyesuaian jalur operasional.
"Saat ini masih kita hitung efisiensi jarak dan perkiraan selisih waktu tempuhnya. Operasional armada ini nantinya tetap berada di bawah skema angkutan jalan pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)," tambah Puguh.
Pemkab Blitar berharap perpanjangan rute tersebut dapat meningkatkan konektivitas kawasan pesisir selatan Jawa Timur, khususnya antara Pacitan, Tulungagung, dan Blitar.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.