Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Wisata

Promosi Digital Dongkrak Wisatawan, Kunjungan Wisata Kota Blitar Tembus 1,6 Juta pada Semester I 2026

Disbudpar Kota Blitar catat 1,6 juta kunjungan wisata sepanjang Semester I 2026, didukung promosi digital dan bertambahnya fasilitas.

Promosi Digital Dongkrak Wisatawan, Kunjungan Wisata Kota Blitar Tembus 1,6 Juta pada Semester I 2026
Wisata Blitar. (Ist)

Poin Penting

  • Kunjungan wisata Kota Blitar capai sekitar 1,6 juta orang sepanjang Semester I 2026, naik dari 721.582 (triwulan I) jadi 884.776 (triwulan II).
  • Rata-rata kunjungan harian mencapai 8.000-9.000 orang di 20 destinasi wisata Kota Blitar.
  • Disbudpar siapkan kerja sama dengan Pemkab Blitar untuk paket wisata terpadu sejarah, religi, dan edukasi.

KBRB – Jumlah kunjungan wisata di Kota Blitar terus menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar mencatat total kunjungan wisatawan mencapai sekitar 1,6 juta orang hingga akhir Juni.

Kepala Disbudpar Kota Blitar Rike Rochmawati mengatakan rata-rata kunjungan ke destinasi wisata di Kota Blitar mencapai 8.000 hingga 9.000 orang setiap hari.

Saat ini, Kota Blitar memiliki sekitar 20 destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

"Kalau dijumlah total, jumlah kunjungan wisata di Kota Blitar pada semester pertama ini sekitar 1,6 juta orang. Kalau dirata-rata ada 8.000-9.000 orang yang berkunjung di 20 destinasi wisata di Kota Blitar per hari," ujar Rike, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, sejumlah destinasi unggulan masih menjadi magnet utama wisatawan, seperti Makam Bung Karno, Istana Gebang, dan Agrowisata Belimbing Karangsari.

Berdasarkan data Disbudpar, kunjungan wisata pada triwulan pertama mencapai 721.582 orang.

Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 884.776 kunjungan pada triwulan kedua, sehingga total kunjungan selama semester pertama menembus sekitar 1,6 juta wisatawan.

Rike menjelaskan, peningkatan jumlah wisatawan tidak lepas dari strategi promosi digital yang terus diperkuat melalui berbagai platform media sosial, seperti Instagram dan TikTok.

Selain itu, bertambahnya fasilitas penunjang, mulai dari penginapan hingga kafe, turut meningkatkan daya tarik Kota Blitar sebagai destinasi wisata.

"Untuk penginapan juga bertambah, lalu kafe kekinian juga semakin banyak. Ini menjadi daya tarik dan pelengkap bagi wisatawan," katanya.

Ia menambahkan, layanan paket perjalanan wisata yang disediakan PT KAI Daop 7 Madiun juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan jumlah kunjungan ke Kota Blitar.

Ke depan, Disbudpar Kota Blitar tengah menyiapkan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar untuk mengembangkan paket wisata terpadu di kawasan Blitar Raya.

Program tersebut akan menggabungkan potensi wisata sejarah, religi, hingga edukasi agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan destinasi.

"Kami sedang menyusun kerja sama dengan Kabupaten Blitar untuk membuat paket wisata, misalnya paket wisata sejarah, wisata religi, dan wisata edukasi," pungkasnya.

#Kunjungan Wisata Blitar #Wisata Blitar

Komentar 0

Baca Juga