Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Politik

PDIP Apresiasi Aksi Mahasiswa, Sebut Sikap Kritis Benteng Demokrasi

Juru Bicara PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro, mengapresiasi berbagai aksi mahasiswa yang berlangsung di sejumlah daerah. Menurutnya, sikap kritis generasi muda melalui diskusi dan demonstrasi merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi serta menjadi bentuk kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

PDIP Apresiasi Aksi Mahasiswa, Sebut Sikap Kritis Benteng Demokrasi
Juru Bicara PDI Perjuangan, Aryo Seno Bagaskoro

Poin Penting

  • Aryo Seno Bagaskoro menilai aksi mahasiswa dan gerakan kritis generasi muda merupakan indikator sehatnya demokrasi.
  • Sikap permisif dan hilangnya kritik dari masyarakat justru dapat menjadi alarm berbahaya bagi demokrasi Indonesia.
  • PDIP mendorong pemerintah untuk merespons aspirasi mahasiswa secara positif karena penolakan terhadap kritik berpotensi memicu krisis kepercayaan publik yang lebih luas.

Kabar Blitar – Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Aryo Seno Bagaskoro, menyampaikan apresiasi terhadap berbagai aksi kritis dan gerakan mahasiswa yang belakangan berlangsung di sejumlah daerah.

Menurutnya, keberanian generasi muda menyampaikan aspirasi melalui diskusi maupun aksi di ruang publik menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan demokrasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Aryo Seno Bagaskoro usai menghadiri peresmian renovasi Istana Gebang di Kota Blitar.

Dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno itu, ia menilai sikap kritis mahasiswa merupakan indikator bahwa kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan masih berjalan.

Menurut Seno, kondisi yang justru perlu diwaspadai adalah ketika mahasiswa dan anak muda tidak lagi memiliki kepedulian untuk menyampaikan pendapat maupun kritik terhadap kebijakan publik. Situasi tersebut dinilai dapat memunculkan sikap permisif di tengah masyarakat.

“Jika anak-anak muda dan mahasiswa itu sudah tidak mau lagi turun ke jalan, tidak ada yang mau berdiskusi memberikan pendapat dan masukan untuk pemerintah, justru itu akan jadi alarm berbahaya untuk demokrasi kita. Artinya, masyarakat kita menjadi semakin permisif,” ujar Aryo Seno Bagaskoro.

Ia menjelaskan, kritik yang disampaikan kalangan mahasiswa dan intelektual muda memiliki fungsi penting untuk menunjukkan berbagai kekurangan atau titik lemah dalam kebijakan pemerintah.

Dengan adanya masukan tersebut, pemerintah memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan sebelum persoalan berkembang menjadi lebih besar.

Seno juga menanggapi pandangan negatif yang kerap diarahkan kepada gerakan demonstrasi. Menurutnya, mahasiswa yang turun ke jalan merupakan warga negara yang memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat. Hak tersebut dijamin dalam sistem demokrasi Indonesia pascareformasi.

Lebih lanjut, ia menyebut sikap tersebut sejalan dengan pesan yang disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat memberikan pidato dalam peresmian Istana Gebang.

Menurutnya, kader partai didorong untuk meneladani semangat perjuangan Bung Karno dengan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat dan berani menyampaikan pandangan secara objektif.

Seno menegaskan bahwa kritik seharusnya diterima sebagai bagian dari proses demokrasi. Ia mengingatkan bahwa penolakan terhadap aspirasi masyarakat justru berpotensi memperpanjang persoalan dan menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Oleh karena itu, pada saat mahasiswa turun ke jalan, terimalah dengan positif, respons dengan baik, dan jangan ada penolakan (denial) terhadap apa yang menjadi tuntutan dari teman-teman muda," pungkasnya.

Dirinya secara tegas juga menyampaikan bahwa pemerintah yang bersifat defensif justru akan menimbulkan ketidakpercayaan publik pada pemerintahan.

"Di setiap periode sejarah kita tahu, kritik yang direspons dengan denial oleh pemerintah justru akan menimbulkan krisis yang lebih berkepanjangan serta memicu distrust (ketidakpercayaan) publik yang mendalam,” tandasnya.

#Demo Mahasiswa Blitar #PDI Perjuangan Blitar

Komentar 0

Baca Juga