Pakai Acuan Desil, 102 Siswa Blitar Dapat Bimbel Gratis
Pemkot Blitar menyiapkan bimbel gratis dan beasiswa kuliah bagi 102 siswa kelas XII dari keluarga kurang mampu kategori desil 1 hingga 4.
Poin Penting
Sebanyak 102 siswa kelas XII SMA sederajat di Kota Blitar menjadi sasaran program bimbel gratis dan beasiswa kuliah, khususnya siswa dari keluarga kategori desil 1 hingga desil 4.
Bimbel gratis tahap II diarahkan untuk mempersiapkan siswa menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, sekaligus meningkatkan kompetensi akademik dan kualitas diri.
Pemkot Blitar menyediakan dukungan pendidikan berkelanjutan, mulai dari bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi hingga bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Kabar Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan akses pendidikan tinggi bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui program bimbingan belajar (bimbel) gratis dan beasiswa kuliah.
Sebanyak 102 siswa kelas XII SMA sederajat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 menjadi sasaran program tersebut.
Program tersebut disosialisasikan Pemkot Blitar melalui kegiatan Ngobras (Ngobrol Asik Santai) bersama calon peserta dan orang tua.
Dari 102 siswa yang telah terdata, sekitar 50 siswa hadir dalam kegiatan tersebut, sementara peserta lainnya akan kembali dipanggil untuk mengikuti program bimbel dan memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disediakan pemerintah.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin mengatakan, program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Lulusan SMP sederajat, SMA sederajat belum cukup secara keilmuan dan kemampuan untuk bertarung di dunia kerja. Maka kalau nanti sudah lulus S1, insyaallah nanti lapangan pekerjaan semakin gampang, dan kalau dia mau menciptakan lapangan pekerjaan juga sangat mumpuni dan sangat mungkin,” ungkapnya.
Menurut Syauqul, dukungan pemerintah tidak hanya diberikan dalam bentuk bimbingan belajar, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang siswa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Dengan demikian, kondisi ekonomi keluarga diharapkan tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk meningkatkan pendidikan dan kompetensinya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin menambahkan, bimbel gratis tahap II menjadi wadah bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kompetensi akademik peserta.
“Bukan sekadar ikut bimbel saja, tetapi ini kesempatan untuk mengembangkan kompetensi diri sehingga lebih berkualitas, baik secara individu maupun secara keseluruhan. Sasaran ini dari keluarga desil 1 sampai 4 atau keluarga yang membutuhkan bantuan, tentunya dimanfaatkan untuk bisa mengangkat derajat keluarga agar bisa menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Program bimbel bagi siswa kurang mampu bukan kali pertama dijalankan Pemkot Blitar.
Pada tahap sebelumnya, puluhan siswa telah mendapatkan bantuan biaya bimbingan belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
Pemkot Blitar juga memiliki skema bantuan biaya pendidikan tinggi bagi mahasiswa.
Berdasarkan ketentuan yang dipublikasikan pemerintah daerah, beasiswa tersebut ditujukan antara lain bagi warga Kota Blitar yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memenuhi persyaratan akademik.
Melalui rangkaian program tersebut, Pemkot Blitar berupaya membangun jalur pendidikan berkelanjutan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, mulai dari persiapan masuk perguruan tinggi hingga dukungan ketika mereka telah menjadi mahasiswa.
Pemerintah berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa sehingga pendidikan tinggi tidak hanya menjadi impian, tetapi dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.