Lama Tidak Terlihat Beraktivitas, Pria Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Talun Blitar
Pria berinisial AA (51) warga Talun, Blitar, ditemukan meninggal di kamar tidurnya, Minggu (2/8/2026), diduga akibat serangan jantung.
Poin Penting
- Pria berinisial AA (51), warga Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal di kamar tidurnya, Minggu (2/8/2026).
- Penemuan berawal dari kecurigaan tetangga yang tak melihat aktivitas korban selama dua hari; petugas tak temukan tanda kekerasan.
- Korban diduga meninggal akibat serangan jantung, sesuai riwayat penyakit dan obat yang ditemukan; polisi masih mendalami keterangan saksi dan keluarga.
KBRB – Seorang pria berinisial AA (51), warga Lingkungan Talun, Kelurahan/Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban diduga meninggal akibat serangan jantung.
Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, mengatakan penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan seorang tetangganya berinisial J yang tidak melihat aktivitas korban selama dua hari.
Saksi kemudian mendatangi rumah korban yang berada tepat di sebelah barat rumahnya.
Saat tiba di lokasi, sepeda motor korban masih terparkir di teras, namun pintu rumah dalam keadaan terkunci.
"Saksi kemudian mengintip melalui kaca jendela kamar tidur korban dan mendapati korban berbaring terlentang di atas kasur," kata Aiptu Saiful Muheni, Senin (3/8/2026).
Warga yang melihat kejadian tersebut lantas melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian.
"Setelah dipastikan bersama warga lain, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian dari Polsek Talun," sambungnya .
Menerima laporan tersebut, petugas gabungan dari SPKT, Satreskrim Polres Blitar, Polsek Talun, tim medis, dan Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana.
"Dari keterangan adik korban, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah dideritanya selama kurang lebih empat tahun. Di dalam kamar juga ditemukan obat-obatan jenis Aspilets dan Digonix yang menurut tenaga medis merupakan obat untuk penderita penyakit jantung," tambahnya.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kepolisian masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.