Korban KM Virgo Asal Blitar Ditemukan Penyelam, Identitas Terbaca dari KTP dan SIM
Susanto (36), sopir truk asal Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadi korban tewas KM Virgo Transport 8 yang berhasil diidentifikasi.
Poin Penting
Susanto merupakan warga Dusun Wonorejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
Jenazah Susanto ditemukan tim penyelam di bangkai KM Virgo Transport 8.
Jenazah Susanto akan dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo, Gandusari, Blitar.
Kabar Blitar – Satu lagi korban tewas akibat tenggelamnya KM Virgo Transport 8 berhasil diidentifikasi, yakni Susanto (36), seorang sopir truk asal Dusun Wonorejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Jenazah Susanto ditemukan oleh tim penyelam pada Senin (28/9/2026) siang dengan dokumen identitas berupa KTP dan SIM yang masih tersimpan utuh di dalam dompet di saku celananya.
Kejelasan identitas korban ini dikonfirmasi oleh Kepala Desa Krisik, Hari Budi Setiawan (Wawan).
“Jadi dompet almarhum ini masih ditemukan di saku celana. Di dompet itu ada KTP, SIM dan lainnya. Makanya identifikasinya cepat,” ujar pria yang akrab disapa Wawan itu.
Ia juga meyakini bahwa Susanto adalah bagian dari lima jenazah yang dievakuasi tim penyelam dari bangkai kapal pada hari tersebut.
Rencananya, jenazah Susanto diterbangkan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menuju Surabaya pada Selasa (29/9/2026).
“Ibu dan istri almarhum bersama keluarganya akan menjemput ke Bandara Juanda,” ujar Wawan.
Di rumah duka, pihak keluarga bersama tetangga telah memasang tenda untuk menyambut kedatangan jenazah serta mempersiapkan prosesi pemakaman.
Menurut Kades Krisik, Susanto akan diperistirahatkan di tempat pemakaman umum Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.
“Jenazah almarhum akan dimakamkan di samping makam adiknya, Reyner (22) dan juga makam ayahnya,” ujar Wawan.
Sebelum insiden nahas di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari itu, Susanto sedang dalam perjalanan mengangkut muatan makanan ringan dari Surabaya menuju Kalimantan dengan didampingi adiknya, Reyner Fausta Yosilianto (22), yang bertugas sebagai kenek.
Reyner, yang merupakan adik dari Susanto, telah lebih dulu ditemukan tewas dan dimakamkan di TPU Desa Tulungrejo pada 15 September 2026.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.