Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Peristiwa

Gunung Butak Blitar Kebakaran, Helikopter Jatuhkan Air 12 Kali

Karhutla Gunung Butak di Kabupaten Blitar diperkuat operasi water bombing pada Minggu (20/9/2026). Helikopter melakukan 12 kali penjatuhan air di kawasan Puncak Pitrang, Desa Kalimanis, Kecamatan Doko.

Proses pemadaman kebakaran Gunung Buthak
Proses pemadaman kebakaran Gunung Buthak Blitar

Poin Penting

  • Operasi water bombing menyasar kawasan Puncak Pitrang di Kecamatan Doko, Blitar.

  • Helikopter melakukan 12 kali penjatuhan air dalam dua sortie.

  • Sumber air untuk operasi berasal dari Jatim Park 2, Embung Gogoniti, dan Blumbang Gede Nyuyur.

Kabar Blitar – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak, Kabupaten Blitar, diperkuat melalui operasi udara, Minggu (20/9/2026).

Sebuah helikopter PK-DAP/AS350B3e dikerahkan untuk melakukan water bombing di kawasan Puncak Pitrang, Desa Kalimanis, Kecamatan Doko.

Dalam operasi tersebut, helikopter melakukan sebanyak 12 kali penjatuhan air untuk membantu mengendalikan sebaran api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan, operasi pemadaman dari udara dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan dilakukan dalam dua sortie.

Pada sortie pertama, helikopter melakukan delapan kali water bombing. Sedangkan pada sortie kedua dilakukan empat kali penjatuhan air.

“Water bombing dilakukan untuk mendukung penanganan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Butak, khususnya di sekitar Puncak Pitrang,” ujar Wahyudi.

Untuk mendukung operasi tersebut, air diambil dari sejumlah sumber. Di antaranya Jatim Park 2, Embung Gogoniti, dan Blumbang Gede Nyuyur.

Air dari sumber tersebut kemudian diangkut menggunakan helikopter untuk dijatuhkan di sejumlah titik yang menjadi fokus penanganan kebakaran.

Wahyudi menambahkan, pemadaman tidak hanya dilakukan dari udara. Personel BPBD Kabupaten Blitar bersama unsur terkait juga tetap melakukan pemantauan dan penanganan dari darat.

Koordinasi antara tim di darat dan udara dilakukan agar penjatuhan air dapat diarahkan ke titik-titik yang membutuhkan penanganan.

“Personel di darat tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan tim udara dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan water bombing,” jelasnya.

Operasi pemadaman dari udara tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengendalikan sebaran api di kawasan Puncak Pitrang, Desa Kalimanis, sekaligus mendukung penanganan karhutla di kawasan Gunung Butak.

#Gunung Buthak #Karhutla Blitar

Komentar 0

Baca Juga