Gudang Toko Bangunan di Gandusari Blitar Terbakar, Paralon hingga Kayu Hangus
Kebakaran menghanguskan gudang Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (13/10/2026), dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Poin Penting
Kebakaran gudang Toko Bangunan 999 terjadi di Sukosewu, Gandusari, Blitar.
Kebakaran diduga dari pembakaran sampah yang menjalar ke gudang.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kabar Blitar – Kebakaran menghanguskan gudang Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Selasa (13/10/2026), dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta.
Peristiwa tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh karyawan toko di belakang bangunan sekitar pukul 09.30 WIB.
Sekretaris Desa Sukosewu, Yudha Himawan, mengatakan api merembet ke gudang karena pembakaran sampah ditinggalkan sebelum benar-benar padam, sementara lokasinya berdekatan dengan bangunan penyimpanan bahan bangunan.
"Biasanya membakar sampah ditungguin oleh karyawannya, namun saat kejadian justru ditinggal, sehingga merambat ke toko bangunan," jelasnya.
Dirinya menjelaskan bahwa gudang yang terbakar berisi material mudah terbakar seperti kayu.
"Gudang yang terbakar berisi, PVC, kayu, paralon, kardus-kardus itu, sama keramik dan bahan bangunan lainnya," ujar Yudha.
Mengetahui kejadian tersebut, warga bersama perangkat desa segera melaporkan kebakaran kepada polisi dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman, sementara warga dan pemilik toko berupaya menyelamatkan material bangunan yang masih bisa digunakan.
Sejumlah barang, seperti paralon dan keramik, masih dapat diselamatkan untuk dijual kembali.
Akibat kebakaran tersebut, kondisi gudang tampak menghitam dan bagian atapnya habis terbakar.
"Tidak ada aset lain yang terbakar. Hanya bahan-bahan bangunan saja. Beruntung api tidak merembet ke lokasi lain," tuturnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.