Elim dan Ratih Berebut Posisi, Kursi Ketua KONI Blitar Tak Lagi Sepi Peminat
Dua bakal calon Ketua KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba dan Ratih Dewi Indarti, resmi mendaftar dalam Musyorkotlub pada Rabu (16/9/2026).
Poin Penting
Elim Tyu Samba dan Ratih Dewi Indarti mendaftar sebagai bakal calon Ketua KONI Kota Blitar.
Musyorkotlub KONI Kota Blitar dijadwalkan berlangsung Selasa (22/9/2026).
Penetapan calon dilakukan melalui rapat pleno pada Kamis (17/9/2026).
Kabar Blitar – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba dan Kepala Inspektorat Kota Blitar Ratih Dewi Indarti menjadi dua bakal calon yang mendaftarkan diri dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musyorkotlub) KONI Kota Blitar.
Musyorkotlub untuk memilih Ketua KONI Kota Blitar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (22/9/2026).
Elim yang saat ini menjabat Wakil Ketua I sekaligus Plt Ketua KONI Kota Blitar mendaftarkan diri ke Sekretariat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) di Sekretariat Cabor PABSI pada Rabu (16/9/2026) siang.
Sementara Ratih menyusul mendaftarkan diri pada Rabu sore.
Ketua TPP KONI Kota Blitar Sugeng Praptono memastikan hanya dua orang yang mendaftar hingga batas akhir pendaftaran pada Rabu pukul 15.00 WIB.
“Ada dua pendaftar. Pertama tadi Ibu Elim Tyu Samba dan yang kedua Ibu Ratih,” ujar Sugeng kepada awak media.
Sugeng mengatakan berkas Ratih masih harus diperbaiki karena terdapat tiga surat dukungan dari total 12 cabor yang ditandatangani sekretaris, bukan ketua organisasi cabor.
“Tapi untuk Ibu Ratih tadi ada persyaratan yang harus diperbaiki. Dari 12 dukungan cabor [cabang olahraga], ada tiga surat dukungan yang ditandatangani sekretaris. Harusnya ketua,” tambahnya.
Sugeng menegaskan status Elim dan Ratih saat ini masih sebagai bakal calon karena penetapan calon baru dilakukan setelah proses verifikasi administrasi.
Penetapan calon dijadwalkan melalui Rapat Pleno pada Kamis (17/9/2026).
Sugeng menyebut proses pendaftaran berlangsung cukup singkat, yakni selama dua hari pada Selasa dan Rabu.
Menurut dia, singkatnya waktu penjaringan berkaitan dengan arahan KONI Provinsi Jawa Timur agar Musyorkotlub segera dilaksanakan untuk memilih ketua definitif.
“Agar segera terpilih Ketua KONI definitif. Janjinya Pemerintah Kota Blitar dana hibah cair jika sudah ada ketua definitif. Agar cabor-cabor segera dapat dana. Ya enggak apa-apa kan,” ujarnya.
Sugeng menyebut terdapat 45 organisasi cabang olahraga di Kota Blitar, tetapi dua atau tiga di antaranya sudah tidak aktif.
Dengan kondisi tersebut, jumlah organisasi cabor yang diperkirakan memiliki hak suara dalam Musyorkotlub berkisar 42 hingga 43 cabor.
Di sisi lain, Elim mengaku memperoleh dukungan dari 29 cabor untuk maju sebagai bakal calon Ketua KONI Kota Blitar.
“Saya sebagai warga Kota Blitar, ini kampung sendiri. Penting memajukan olahraga demi nama baik Kota Blitar,” ujarnya.
Sementara itu, Ratih mengatakan dirinya mendapatkan dukungan dari 14 cabor dalam pencalonan tersebut.
Ratih yang juga menjabat Ketua Cabor Muay Thai turut menyampaikan dukungannya terhadap gagasan pemberian porsi anggaran lebih besar untuk pembinaan atlet melalui organisasi cabor.
“Kalau memang aspirasi itu untuk meningkatkan prestasi olahraga tentu tidak masalah,” ujar Ratih.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.