Bukan Voli Biasa, Pria di Sanankulon Blitar Gunakan Daster Saat Lomba
Warga Kalipucung Tengah, Sanankulon, Blitar, gelar lomba voli pria berdaster dengan net terpal untuk meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Poin Penting
- Warga Kalipucung Tengah, Sanankulon, Blitar, gelar lomba voli pria berdaster dengan net terpal untuk meriahkan HUT ke-81 RI.
- Sebanyak 24 peserta mengikuti lomba yang berlangsung malam hari, pukul 19.00-23.00 WIB.
- Kegiatan ini jadi ajang hiburan sekaligus mempererat hubungan antarwarga di lingkungan setempat.
KBRB – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Kalipucung Tengah, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, berlangsung dengan cara yang berbeda.
Warga menggelar lomba voli pria dengan para pemain mengenakan daster dan menggunakan terpal sebagai pengganti net.
Lomba tersebut berlangsung di Lingkungan Kalipucung Tengah RT 02 RW 04, Dusun Kalipucung, pada malam hari.
Sebanyak 24 peserta mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Ketua Pelaksana kegiatan, Imam Turmudi, mengatakan lomba voli tersebut sengaja dibuat dengan konsep yang berbeda agar perayaan kemerdekaan dapat berlangsung meriah dan menghibur warga.
"Ini memang dibuat untuk memeriahkan HUT RI. Konsepnya voli pria pakai daster, kemudian netnya juga diganti terpal. Jadi lebih ke hiburan dan membuat warga bisa ikut merasakan suasana kemerdekaan," kata Imam.
Aturan permainan, menurutnya, dibuat menyesuaikan konsep lomba. Para peserta tetap bermain voli, tetapi harus mengenakan daster selama pertandingan berlangsung.
Sementara terpal digunakan sebagai pengganti net sehingga permainan menjadi lebih sulit sekaligus memunculkan kelucuan.
Pertandingan berlangsung pada malam hari dan diikuti peserta dari lingkungan sekitar.
Warga yang menyaksikan juga turut memberikan dukungan kepada para pemain.
Salah satu peserta, Bagus Tri Handono, mengaku mengikuti lomba tersebut bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan.
Konsep permainan yang tidak biasa, menurutnya, membuat peserta lebih menikmati pertandingan.
"Seru karena biasanya main voli pakai pakaian olahraga, sekarang malah pakai daster. Netnya juga pakai terpal, jadi memang berbeda dan banyak lucunya," ujar Bagus.
Kegiatan seperti ini, ia mengatakan, menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan menikmati perayaan kemerdekaan bersama.
Terlebih, pertandingan digelar pada malam hari sehingga suasana lingkungan menjadi lebih ramai.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.