Dukung jurnalisme lokal, bebas iklan dan bebas berkomentar. Daftar Member
Ekonomi

Belasan Gerai Siap Beroperasi, Pemkot Blitar Tunggu Juknis Bansos Lewat KKMP

Pemkot Blitar tunggu petunjuk teknis penyaluran bansos lewat KKMP. 13 gerai sudah beroperasi, delapan lagi ditargetkan buka Agustus.

Belasan Gerai Siap Beroperasi, Pemkot Blitar Tunggu Juknis Bansos Lewat KKMP
Gerai KKMP Kota Blitar. (KBRB)

Poin Penting

  • Pemkot Blitar masih tunggu juknis resmi pusat sebelum salurkan bansos lewat Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).
  • Sebanyak 13 gerai KKMP sudah beroperasi, delapan gerai lagi ditargetkan buka pada Agustus 2026.
  • Uji coba penyaluran Rastrada nontunai lewat KKMP dilakukan di tiga kelurahan dengan total 1.005 KPM.

KBRB – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat terkait rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) dan berbagai barang bersubsidi melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Meski wacana tersebut telah berkembang, pelaksanaannya di daerah belum dapat dilakukan sebelum ada petunjuk teknis (juknis) dan instruksi tertulis.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Blitar Tri Iman Prasetyono mengatakan pemerintah daerah telah menerima informasi mengenai rencana tersebut.

Namun, hingga kini Pemkot masih menunggu kepastian dalam bentuk aturan resmi dari pemerintah pusat.

"Memang sudah ada informasi bahwa nantinya program-program pemerintah akan disalurkan melalui KKMP. Tetapi untuk kepastiannya, kami tentu masih menunggu perintah resmi secara tertulis dari pusat," ujarnya saat memantau penyaluran Bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) di KKMP Kelurahan Bendo.

Menurut Tri Iman, kesiapan gerai KKMP di Kota Blitar terus ditingkatkan sebagai bagian dari persiapan apabila kebijakan tersebut benar-benar diterapkan.

Saat ini, sebanyak 13 gerai KKMP telah diresmikan dan mulai beroperasi melayani masyarakat.

Sementara itu, delapan gerai lainnya ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus mendatang sehingga seluruh kelurahan di Kota Blitar memiliki KKMP yang aktif.

"Sedangkan delapan gerai sisanya diproyeksikan mulai beroperasi pada Agustus mendatang," katanya.

Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan nantinya akan mengikuti skema yang ditetapkan pemerintah pusat.

Adapun jadwal distribusi akan disesuaikan dengan pengaturan yang dilakukan masing-masing KKMP di tingkat kelurahan.

"Pembagiannya nanti tergantung dari jadwal yang sudah disusun oleh pihak KKMP," imbuhnya.

Sebagai bentuk uji coba, Pemkot Blitar telah memanfaatkan KKMP untuk menyalurkan Bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) secara nontunai.

Pemantauan dilakukan di tiga lokasi, yakni KKMP Kelurahan Bendo, Bendogerit, dan Karangsari.

Berdasarkan data Pemkot Blitar, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tiga lokasi tersebut terdiri atas 418 KPM di Kelurahan Bendogerit, 310 KPM di Kelurahan Bendo, dan 277 KPM di Kelurahan Karangsari.

Pemkot berharap keberadaan KKMP tidak hanya mendukung penyaluran program bantuan daerah, tetapi juga siap apabila pemerintah pusat menetapkan koperasi kelurahan sebagai pusat distribusi berbagai program bantuan nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar sejumlah program bantuan pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, hingga bantuan alat pertanian disalurkan melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Skema tersebut diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak secara lebih tepat sasaran.

#KKMP Kota Blitar #Koperasi Merah Putih #Pemkot Blitar

Komentar 0

Baca Juga