Alun-alun Kota Blitar Dikeluhkan Warganet, Wali Kota Turun Langsung Lakukan Perawatan
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin turun langsung merawat Alun-alun Kota Blitar usai keluhan warganet, mulai dari pengecatan hingga solusi penanganan burung kuntul.
Poin Penting
- Wali Kota Blitar lakukan perawatan langsung di alun-alun usai keluhan warga.
- Fokus perbaikan pada fasilitas, kebersihan, dan pengecatan area.
- Pemkot cari solusi permanen atasi kotoran burung kuntul di kawasan alun-alun.
Kabar Blitar – Usai warganet berbondong-bondong memberikan keluhan terkait kondisi Alun-alun Kota Blitar, Pemkot kini memberikan respon positif.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin turun secara langsung untuk melakukan sejumlah perawatan, Jumat (10/4/2026).
Dirinya terpantau juga turut melakukan pengecatan ulang pada sejumlah fasilitas di kawasan Alun-alun Kota Blitar.
"Karena memang alun-alun kita open space, jadi kalau ada perbaikan itu cuma perbaikan kecil-kecil," ujarnya dalam video yang diunggah melalui akun media sosial miliknya.
Mas Wali juga menyebut bahwa sejumlah kondisi alat permainan di kawasan Alun-alun Kota Blitar masih dapat digunakan.
"Karena beberapa alat masih bisa dipakai. Alat permainan itu masih bisa dipakai, masih okelah untuk mainan anak-anak," sambungnya.
Di samping itu, dirinya juga menyebut bahwa keberadaan kotoran burung kuntul di kawasan Alun-alun Kota Blitar masih menjadi permasalahan.
Meskipun demikian, pihaknya menyampaikan akan memikirkan solusi terkait penanganan masalah tersebut. "Ya nanti kita coba pasang alat bunyi-bunyian biar burung kuntulnya nanti pindah," jelasnya.
Bahkan dirinya juga berniat merogoh kocek apabila ada masyarakat yang mampu mengatasi masalah keberadaan burung kuntul di kawasan Alun-alun Kota Blitar secara permanen.
"Kalau ada masyarakat yang bisa menangani [burung kuntul] secara permanen, saya kasih hadiah," katanya.
Dirinya juga menyoroti terkait kondisi bangunan yang sudah mulai berlumut dan perlu segera mendapatkan penanganan.
"Kota Blitar selalu berbenah, yang atas [bagian atap] lumut ini nanti digosok [dibersihkan]," tuturnya.
Komentar 0
Masuk untuk ikut berkomentar.